MAKASSAR, BUKAMATA - Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, bersama Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi, menunjukkan trend positif. Kekompakan yang dibangun sejak awal dilantik pada akhir Februari 2021 lalu mendapat respon positif dari masyarakat.
Hal itu dibuktikan dari hasil survei indeks kepuasan masyarakat yang dirilis Celebes Research Center (CRC) pada Refleksi Akhir Tahun 2022, di Hotel Four Point by Sheraton, Rabu malam, 28 Desember 2022 lalu.
Berdasarkan hasil survei CRC, 79,3 persen masyarakat puas dengan kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dibawah kepempimpinan Danny-Fatma.
Rinciannya, 72,8 persen puas dan 6,5 persen merasa sangat puas. Sedangkan hanya 16,8 persen yang merasa tidak puas, dan 4 persen yang tidak jawab atau tidak tahu.
Tidak hanya menyurvei secara menyuluruh kinerja Pemkot Makassar, CRC juga melakukan survei atas kinerja Wali Kota Danny Pomanto dan Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi.
Hasilnya, indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja Wali Kota Danny Pomanto mencapai 79,5 persen. Persentase itu tidak jauh beda dengan hasil survei Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi 74 persen.
"Kurang lebih nilainya sama dengan Pak Wali (hasil survei wakil wali kota), itu menggambarkan ada kekompakan, ada kebersamaan, sehingga saya yakin dan percaya Pemkot Makassar jauh lebih maju di masa yang akan datang," kata Direktur Eksekutif CRC, Herman Heizer.
Sementara, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, mengatakan, hasil survei yang dirilis CRC adalah bentuk transparansi kinerja Pemkot Makassar.
"Inilah bentuk transparansi kita, dan tidak ada pemerintah daerah yang transparan seperti ini. Semua orang berhak tahu, apa yang dilakukan dan apa persepsi masyarakat terhadap kinerja kita," tutup Danny. (*)
BERITA TERKAIT
-
Fatmawati Rusdi Kukuhkan 241 Pramuka Garuda Kwarcab Makassar
-
Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah Deteksi Persoalan Sosial
-
Wali Kota Munafri Resmikan MCH Kedua di Jalan Nusantara, Jadi Ruang Tumbuh Anak Muda Kreatif
-
BKPSDM Makassar Luncurkan AKSI ASN, Pemetaan Kompetensi dan E-Learning Jadi Senjata Baru Tingkatkan Kualitas Aparatur
-
Dirjen Keuda Kemendagri Minta APBD Makassar Fokus Biayai Program Prioritas