Dewi Yuliani : Senin, 19 Desember 2022 20:27
Menko PMK Muhadjir Effendy dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai menghadiri ratas, Senin, 19 Desember 2022, di Kantor Presiden, Jakarta.

JAKARTA, BUKAMATA - Presiden RI Jokowi memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Persiapan Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 19 Desember 2022. Dalam pengantarnya, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk mengantisipasi potensi lonjakan mobilitas masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang akan datang.

"Saya hanya ingin memberikan peringatan, hati-hati (ada lonjakan) pada kegiatan transportasi bahwa ada potensi pergerakan 44 juta orang di Natal dan Tahun Baru ini," ujar Presiden.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, usai Rapat Terbatas, mengungkapkan, puncak arus mudik pada Natal tahun 2022 diprediksi pada tanggal 23-24 Desember, sedangkan untuk Tahun Baru pada tanggal 30-31 Desember 2022.

Terkait mobilitas masyarakat tersebut, ungkap Menko PMK, Presiden Jokowi meminta jajaran terkait untuk memastikan ketatalaksanaan lalu lintas.

Selain itu, di dalam Ratas Presiden juga meminta jajaran terkait untuk memastikan kesiapan dan ketersediaan bahan pokok serta Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Nataru.

Terakhir, Kepala Negara juga meminta jajarannya untuk memastikan agar perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan tertib dan aman.

"Pengamanan di dalam kegiatan peribadatan sehingga bisa menjamin kegiatan peribadatan yang dilakukan oleh umat Kristiani pada Natal itu berjalan dengan baik, tertib, aman, dan betul-betul bisa khidmat sesuai dengan tujuan dari ibadah itu sendiri. Kemudian juga keamanan dalam masalah perayaan Tahun Baru 2023," ujar Muhadjir.

Menutup keterangan persnya, Menko PMK memastikan bahwa seluruh jajaran pemerintah siap untuk melaksanakan arahan Presiden Jokowi dan memastikan masyarakat dapat menghadapi Nataru dengan rasa nyaman dan aman.

"Secara umum dari kementerian-kementerian terkait sudah siap untuk melaksanakan sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden," pungkasnya. (*)