Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Senin, 12 Desember 2022 18:08

Ist
Ist

Pulang Cukur, Syahril Dikeroyok Hingga Luka di Dahi

Kanit Reskrim Polsek Tamalatea, Ipda Sarifuddin, yang dikonfirmasi lewat WhatsApp atas dugaan kasus pengeroyokan dan penganiayaan tersebut, belum memberikan keterangan.

JENEPONTO, BUKAMATA - Peristiwa pengeroyokan dialami Syahril (18 tahun). Akibatnya, ia menderita luka terbuka di bagian dahi. Korban telah melaporkan peristiwa itu di Mapolres Jeneponto.

"Saya dikeroyok lalu dianiaya, ada kurang lebih 10 orang. Pada bagian kepala tepatnya di dahi saya kena pukulan benda keras, hingga mengalami pendarahan, jadi luka ini dijahit di Rumah Sakit," ujar Syahril, Senin, 12 Desember 2022.

Dia menceritakan, peristiwa itu terjadi saat pulang dari tempat cukur di Tamalatea. Namun tiba-tiba dikejar dari belakang, lalu motor yang dikendarai korban disuruh berhenti, lalu bertanya alamat kampung.

"Setelah itu saya langsung dipukul dengan cara mengeroyok. Kan itu hari saya berduaja, sementara yang melakukan pengeroyokan dan penganiayaan ini banyak orang, pelaku berteman sekitar tujuh motor masing-masing berboncengan," terangnya

Kanit Reskrim Polsek Tamalatea, Ipda Sarifuddin, yang dikonfirmasi lewat WhatsApp atas dugaan kasus pengeroyokan dan penganiayaan tersebut, belum memberikan keterangan.

Informasi yang diperoleh Bukamatanews, kasus tersebut dilimpahkan ke Polsek Tamalatea. (*)

Penulis : Samsul
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Penganiayaan #Pengeroyokan #Polres jeneponto

Berita Populer