MAKASSAR, BUKAMATA - Calon Presiden usungan Nasdem, Anies Rasyid Baswedan belakangan ini kerap diserang lewat isu politik identitas.
Bagi Waketum DPP Nasdem, Ahmad Ali, tudingan tersebut adalah hal yang tak berdasar. Ia mencontohkan, semasa Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, di sana toleransi umat beragama sangat dijunjung tinggi.
"Jakarta adalah contoh daerah yang menjunjung tinggi toleransi," ujarnya di Celebes Convention Center (CCC) Makassar dalam lawatan Anies Menyapa Sulsel, Sabtu (10/12/2022).
Selain itu, ia juga menyebut bahwa Anies Baswedan kerap dituduh dan difitnah demi menjatuhkan kredibilitasnya.
Namun, kata Ahmad Ali, Anies menjawab semua tuduhan-tuduhan itu dengan karya semasa memimpin.
"Anies Baswedan salah satu pemimpin di negeri ini yang ketika awal mempin DKI, dituduh, difitnah, tapi dari saat itu sampai hari ini, tak pernah mengeluarkan kata kotor untuk menjawab tuduhan itu, ia menjawab dengan karya," jelas dia.
Ia pun mengajak seluruh relawan untuk saling menguatkan demi memenangkan Anies Baswedan di kontestasi Pilpres 2024 mendatang.
"Karena antara relawan satu dengan relawan lain, sama pentingnya," tegas dia.
BERITA TERKAIT
-
Anies Menyapa Sulsel Dihadiri Puluhan Ribu Simpatisan, RMS : Minta Maaf
-
Tawarkan Visi Kesetaraan, Anies Baswedan : Jangan Sampai Republik Ini Hanya Sebagian yang Merasakan
-
Ahmad Ali Puji Soliditas Masyarakat Sulsel Dukung Anies Baswedan
-
Waketum DPP Nasdem Tepis Tudingan Safari Politik Anies Sebagai Kampanye Terselubung
-
Beredar Spanduk Penolakan Anies Baswedan di Sulsel, Relawan : Namanya Juga Usaha