MAKASSAR, BUKAMATA - Polisi di Makassar dipastikan tidak membawa senjata api, selama mengawal unjuk rasa dalam memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Jumat 9 Desember 2022.
"Tidak membawa senjata api," kata Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS, saat dikonfirmasi.
Pihaknya hanya membawa peralatan Dalmas yang bersifat hanya untuk membubarkan massa aksi, bila terjadi hal yang tak diinginkan.
"(Hanya membawa) peralatan Dalmas," tambah Lando.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 1.574 anggota Polri dikerahkan untuk mengawal rencana unjuk rasa, dalam memperingati Hari Antikorupsi Sedunia hari ini.
Ribuan anggota Korps Bhayangkara ini dikerahkan untuk mengawal rencana aksi yang akan digelar di sejumlah objek vital di Makassar.
Informasi yang diterima, ada 31 titik aksi yang akan dihadiri ratusan massa. Beberapa di antaranya di Jalan Sultan Alauddin, Jalan Urip Sumohardjo, hingga di fly over.
1.574 personel itu tersebar di sejumlah titik. Beberapa di antaranya di kantor pemerintahan dan gedung legislator.
"Ada beberapa titik kampus yang besar. DPRD Prov, DPRD Kota, Kantor Gubernur, Kejati, Mapolda, kantor Wali Kota dan lain-lain," pungkasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Luwu Gandeng Assessment Center Polda Sulsel, 30 Pejabat Ikuti Uji Kompetensi Berbasis Merit System
-
Rotasi Jabatan di Polda Sulsel, 14 Kapolres dan Sejumlah Pejabat Utama Berganti
-
Perkuat Keamanan Pesisir, Kapolda Sulsel Resmikan Pos Polairud di Jinato Kepulauan Selayar
-
Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Bintara Polri Gelombang II TA 2026, Empat Peserta dari Kepulauan Selayar
-
Polda Sulsel Seleksi Calon Kapolsek Urban, 14 Perwira Ikuti Uji Kompetensi Manajerial