BONE, BUKAMATA - Tim SAR Batalyon C Pelopor dikerahkan untuk mencari korban tenggelam di Sungai Lajua, Dusun Bempesu, Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Senin, 5 Desember 2022. Imam Rul Yawan, bocah 7 tahun, dilaporkan hanyut sehari sebelumnya, Minggu sore, 4 Desember 2022, akibat terseret arus sungai.
Menurut keterangan P Ilu Bin Bakri (70) yang merupakan kakek korban, saat itu cuaca hujan lebat dan arus sungai juga cukup deras.
"Saat melintasi jembatan Pelimpas, arus sungai yang deras sudah menggenangi jembatan dan tiba tiba saya bersama korban terseret jatuh di sungai," tuturnya.
Ditambahkannya, ketika terjatuh dirinya meraih batang pohon di pinggir sungai untuk menyelamatkan diri. Setelah berhasil naik ke pinggiran sungai, baru diketahui bahwa cucunya sudah tidak ada.
Saat ditemui, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Kompol Nur Ichsan, mengatakan, setelah menerima laporan korban tenggelam, Tim SAR Brimob dan Pos Basarnas Bone langsung berkoordinasi untuk melakukan pencarian.
"Saat ini Tim SAR gabungan yang terdiri dari tim SAR Brimob, Basarnas, BPBD, Sat Pol PP Kabupaten Bone, Polsek, Koramil Kajuara dan potensi SAR lainnya serta dibantu oleh warga masyarakat sekitar sedang melaksanakan operasi pencarian. Kami akan terus bekerja maksimal dan semoga korban segera ditemukan," ungkap Danyon Nur Ichsan.
"Di kondisi cuaca yang ekstrim ini, saya imbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati apabila beraktifitas diluar rumah khususnya di sekitar sungai," pungkas mantan Danden Gegana Satbrimob Polda Sulbar ini. (*)
BERITA TERKAIT
-
Lewat Sidik Jari, Identitas Tujuh Korban Kecelakaan ATR 42-500 Terungkap
-
Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Seluruh Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Sudah Berhasil Ditemukan
-
Hari Keenam Operasi SAR, 9 Korban Pesawat ATR Berhasil Dievakuasi
-
Black Box Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Kepala Basarnas di Makassar, Akan Diberikan ke KNKT