Hikmah : Sabtu, 03 Desember 2022 19:15
Pemandangan Waduk Tunggu Pampang di Sore hari Dok (google Maps : Heri Sukandi)

BUKAMATA - Sore hari adalah waktu tepat untuk menikmati sinar matahari yang perlahan pudar ditelan gelap malam. Berbicara soal senja, pembaca tentu saja langsung membayangkan tempat-tempat iconic di Makassar seperti pantai Losari, Tanjung Bunga, Pantai Bosowa atau Pantai Akkarena.

Namun, apakah hanya pantai satu-satunya alternatif menikmati matahari terbenam? Bagaimana jika ada satu tempat di tengah Kota Makassar yang menyajikan pemandangan tak kalah indah dikala senja? Apalagi jika pembaca tidak perlu mengeluarkan budget berlebih untuk menikmatinya? 

Kali ini, Bukamatanews.id akan mengajak pembaca menuju salah satu tempat rekomendasi untuk menikmati senja jika kalian sedang malas berhadapan dengan macetnya rute menuju pantai. Apalagi ditempat ini pembaca tidak perlu merogoh kocek untuk biaya parkir atau tiket masuknya yang kadang tidak masuk akal. 

Jika perjalanan pembaca dimulai dari jalan Hertasning Baru, bukamatanews.com menyarankan pembaca untuk menggunakan kendaraan roda dua agar dapat merasakan udara sejuk sekaligus melepaskan penat dari tubuh yang lelah akibat kesibukan kota yang serba terburu-buru. 

Rute yang ditempuh dari arah Jalan Hertasning Baru, menuju jalan Sungai Tidung Timur. Pada rute ini, pembaca akan di suguhkan pemandangan kanal dengan langit biru jika cuaca sedang tidak mendung. Di sepanjang Jalan Sungai Tidung Timur ini, meski air kanalnya agak keruh, pembaca dapat mengalihkan pandangi ke gedung-gedung di pusat kota yang seolah menjauh atau langit yang dihiasi awan.

Ikuti saja jalur, hingga pembaca akan tiba di simpang empat . Di simpang empat silahkan belok kanan ke Jalan Toddopuli X menuju Jembatan Miring Toddopuli. 

Setelah Jembatan tersebut, pembaca akan menemukan deretan pedagang kaki lima yang menjajakan makanan dan minuman.

Silahkan terlebih dahulu membeli makanan dan minuman, agar momen menatap senja di pinggir waduk bisa bertambah nikmat. Soal harga jangan khawatir, dengan budget Rp5 ribu hingga Rp10 ribu pembaca sudah bisa menikmati aneka jajanan kaki lima yang lezat. 

Lanjut ke rute panjang pinggir waduk. Jalur ini cukup panjang, pembaca bisa terlebih dahulu menyusuri jalanan ini, menuju ujung jalan, lalu memutar kembali kendaraan untuk mencari spot tepat untuk berfoto dan menghabiskan makanan maupun minuman yang telah pembaca beli.

Setelah menemukan spot, pembaca bisa memarkir motor di pinggir jalan, dan cukup duduk di atas jok motor menikmati pemandangan waduk dan cahaya senja yang indah. 

Selain itu, pembaca juga boleh turun ke pinggiran waduk yang kering sambil  menghabiskan makanan dan minuman ditemani  cahaya senja. 

Pun beruntung di sepanjang jalan ini, pembaca akan melihat beberapa pemancing sore hari di pinggiran waduk ini. Selain pemancing, banyak aktivitas penduduk yang bisa pembaca lihat di sepanjang jalan waduk ini. Maka dari itu disarankan  agar terlebih dulu menyusuri jalur panjang ini sebelum mencari spot yang tepat.

Selain menimati sore, banyak pula warga yang memilih menikmati malam di tempat ini. Tapi untuk malam hari tidak direkomendasikan oleh Bukamatanews.com sebab malam hari jalanan ini cukup sepi dan gelap. 

Di waduk ini, memang paling tepat menikmati sore dan matahari yang perlahan ditelan gedung-gedung tinggi.

Agar lebih lengkap, pembaca bisa membawa gitar atau alat musik lainnya yang bisa menambah sensasi bersama pasangan dengan menyanyikan lagu favorit kalian.

BERITA TERKAIT