MAKASSAR, BUKAMATA - Sebanyak tujuh orang tenaga medis asal Sulawesi Selatan berangkat ke Cianjur Jawa Barat dalam tugas kemanusian membantu korban bencana gempa bumi yang terjadi, Senin (21/11/2022) kemarin.
Mereka diutus oleh Perhimpunan dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (Paboi) cabang Sulawesi Selatan & Irian Jaya.
Tujuh orang tenaga kesehatan tersebut termasuk satu orang Profesor , empat dokter ahli, 2 dokter residen dan satu orang perawat.
Dokter spesialis yang diutus diantaranya Prof Dr. dr Idrus Paturusi , Sp. B, Sp. OT (K) Spine. dr. Jainal Arifin, M. Kes, Sp. OT (K) Spine. dr Muhammad Phetrus Johan M. Kes, Ph. D, Sp. OT (K) Spine. dr Nurrahmansyah Sp. OT (K). dr Masriani SpANSpAN, KIC.
Sedangkan dua dokter residen yang diutus adalah dr Akbar Ghazali dan dr Kristina Astuti Winarto. Turun serta pulang satu orang perawat yaitu Supandri, Amd. Kep.
Diketahui, Gempa bumi dengan kekuatan 5,6 Scala Richter mengguncang Cianjur dan menelan ratusan korban jiwa. Selain itu masih ada puluhan ribu warga yang terdampak gempa tersebut. Makanya dibutuhkan banyak dokter, termasuk dokter yang khusus menangani trauma korban selamat dari gempa.
BERITA TERKAIT
-
Sesar Cugenang 'Tak Layak Huni', BMKG : Tapi Bisa Jadi Lokasi Wisata
-
Aksi Peduli Bencana Gempa Bumi Cianjur, Danny Ajak Seluruh Pegawai Pemkot Makassar Galang Dana
-
Pemerintah Bangun Rumah Tahan Gempa di Cianjur
-
Pemerintah Bakal Ganti Rumah Korban Gempa Cianjur dengan Hunian Tahan Gempa
-
Rekam Jejak Ormas Garis, Pencabut Label Gereja di Tenda Pengungsian Cianjur, Terafiliasi Isis?