Gercep, Smartfren Gandeng G42 Bangun Data Center di IKN
“Kami optimistis, kerja sama ini akan mewujudkan pembangunan pusat data di tanah air dan menjaga kedaulatan data nasional yang sedang dilakukan Pemerintah Indonesia. Selain itu, berkembangnya pusat data ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, juga akan memacu inovasi sektor industri 4.0 di tanah air,” kata Franky dalam keterangan resminya, Kamis (10/11/2022).
BUKAMATA - PT Smartfren Telecom Tbk bergerak cepat menghadapi perubahan yang baka terjadi pasca perpindahan Ibu Kota Indonesia, menuju IKN baru di Kalimantan.

Diketahui, perusahaan telekomunikasi tersebut tengah menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Abu Dhabi, Group 42 (G42). Kemitraan tersebut dalam rangka membangun data center.
Adapun kerja sama ini secara resmi ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Smartfren dengan G42 sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Cloud Computing asal Abu Dhabi, serta mitra lokal asal Indonesia, PT Amara Padma Sehati (APS).
Saat ini, Smartfren dan para calon investor yang terlibat dalam proyek ini tengah melakukan survei lahan. Setelah itu, pembangunan data center akan dilakukan secara bertahap.
Dikutip dari Kontan.co.id, untuk fase pertama, perusahaan akan membangun data center dengan kapasitas 100 MW-200 MW terlebih dahulu. Mayoritas data center yang tersedia dan beroperasi di Indonesia baru 150 MW. Data center ini rencananya akan dikembangkan di sejumlah lokasi, seperti Kota Delta Mas dan di dekat ibu kota negara yang baru.
Chairman & CEO Sinar Mas Telecommunications & Technology Franky Oesman Widjaja mengatakan bahwa Smartfren memahami pentingnya pusat data sebagai tulang punggung perkembangan industri digital di Indonesia. Kehadiran pusat data juga penting untuk menjaga kedaulatan data nasional, serta selaras dengan upaya pemerintah.
“Kami optimistis, kerja sama ini akan mewujudkan pembangunan pusat data di tanah air dan menjaga kedaulatan data nasional yang sedang dilakukan Pemerintah Indonesia. Selain itu, berkembangnya pusat data ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, juga akan memacu inovasi sektor industri 4.0 di tanah air,” kata Franky dalam keterangan resminya, Kamis (10/11/2022).
Sementara itu, CEO G42 Peng Xiao menjelaskan bahwa G42 siap bekerjasama dengan Smartfren serta menjadi mitra strategis mendukung ketahanan data di Indonesia.
“Dengan kemampuan kami dalam hal Cloud Computing, kami di G42 senang dan siap bekerja sama dengan Smartfren serta mitranya untuk mendukung pengembangan strategis infrastruktur digital Indonesia sesuai dengan standar internasional tertinggi untuk desain fasilitas, operasi, serta privasi dan keamanan data,” tutup Xiao.
News Feed
Ubah Ubi Ungu Jadi Mewah! Intip Keseruan UMKM Maros Racik Menu Kekinian
14 Mei 2026 12:47
Delapan ASN Luwu Timur Resmi Ditetapkan Jadi Komcad
13 Mei 2026 20:11
Terbukti Judol, 11 Ribu KPM Dicoret dari Daftar Penerima Bansos
13 Mei 2026 20:04
Berita Populer
14 Mei 2026 10:59
14 Mei 2026 12:47
14 Mei 2026 12:54
