Dinas PMPTSP Sulsel Optimistis Investasi Tembus Rp 12 Triliun Hingga Akhir Tahun
Berdasarkan lokasi, Kota Makassar menjadi daerah dengan realisasi investasi tertinggi sekira Rp3,02 triliun, disusul Kabupaten Luwu Timur Rp1,96 triliun, Bantaeng Rp1,29 triliun, Luwu Rp1,02 triliun, dan Pangkep Rp876 miliar.
MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel optimistis, investasi di Sulsel bisa mencapai Rp 12 triliun hingga akhir tahun nanti. Kepala Dinas PMPTSP Sulsel, Sulkaf S Latief, mengungkapkan, salah satu yang bakal mendorong pertumbuhan investasi adalah pembebasan lahan Kereta Api (KA), ditambah investasi lainnya dari dalam dan luar negeri.

"Kami sangat menunggu realisasi pembebasan lahan KA di Makassar, apalagi uangnya sudah ada Rp1,2 triliun. Setengah saja cair jadi nilai realisasi," kata Sulkaf, Jumat, 4 November 2022.
Untuk mendorong investasi di Sulsel, Sulkaf mengaku, pihaknya terus memfasilitasi dan memberikan gambaran kepada investor perihal potensi investasi yang dimiliki Sulsel. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, perumahan, hingga pertambangan.
"Kami terus meyakinkan investor, bahwa Sulsel ini sangat potensial. Juga ada jaminan keamanan berinvestasi," ujarnya.

Adapun realisasi investasi Sulsel Triwulan III ini tercatat telah mencapai Rp9,991 triliun. Angka ini melebihi target RPJMD Tahun Anggaran 2022 yang hanya sebesar Rp9 triliun. Realisasi itu sebagian besar merupakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp5,43 triliun. Sisanya Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp4,55 triliun.
Pertambangan dan industri logam menjadi sektor yang paling dominan dalam realisasi investasi tahun ini. Sektor pertambangan memberi andil Rp1,97 triliun atau 20 persen dari realisasi investasi Sulsel hingga Triwulan III 2022. Sementara sektor industri logam sebesar Rp1,94 triliun atau 19 persen.
Sektor lain yang memberi andil realisasi investasi Sulsel adalah hotel dan restoran sebesar Rp1,40 triliun atau 14 persen, sektor konstruksi sebesar Rp1,28 triliun atau 13 persen, dan sektor perumahan sebesar Rp1,03 triliun atau 10 persen.
Berdasarkan lokasi, Kota Makassar menjadi daerah dengan realisasi investasi tertinggi sekira Rp3,02 triliun, disusul Kabupaten Luwu Timur Rp1,96 triliun, Bantaeng Rp1,29 triliun, Luwu Rp1,02 triliun, dan Pangkep Rp876 miliar.
Sedangkan PMA terbesar di Sulsel dari Tiongkok dengan nilai investasi mencapai Rp2 triliun. Diikuti oleh beberapa negara lainnya seperti Kanada Rp1,73 triliun, Inggris Rp207 miliar, Australia Rp192 miliar, dan Malaysia Rp171 miliar. (*)
News Feed
Wali Kota Munafri Sambut Baik Kolaborasi UI-Unhas, Perkuat Diplomasi Pelajar Hingga ASN
19 Oktober 2026 17:30
Pengurus KTNA Luwu Utara Dilantik, Bupati Andi Rahim Tantang Petani Terus Berinovasi
19 Oktober 2026 16:17
Wabup Maros Beri Peringatan Tegas, Camat yang Gagal Capai Target PBB Bakal Dievaluasi
19 Oktober 2026 14:50
Berita Populer
19 Oktober 2026 08:56
19 Oktober 2026 10:38
19 Oktober 2026 11:11
19 Oktober 2026 10:29
