MAKASSAR, BUKAMATA - Meskipun persiapan kontingen Sulsel hanya sebulan lebih untuk berlomba di Ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional II di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, berkat ketekunan dan kedisiplinan peserta, akhirnya kontingen Sulsel bisa membawa pulang tiga emas, tujuh perak, dan tiga perunggu.
Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Sulsel, Paulus Palondongan, mengatakan, berkat ketekunan, kedisiplinan dan kerja keras para peserta, pelatih dan official, serta support dari Kakanwil Kemenag Sulsel, Keuskupan Agung Makassar, Pengurus LP3KD Sulsel dan didukung oleh Pemprov Sulsel, akhirnya kontingen Sulsel bisa mempersembahkan 13 medali dari Kupang.
"Dari 13 medali yang berhasil diraih, terdapat tiga emas, dan perolehan ini melebihi pencapaian saat Pesparani I di Kota Ambon pada tahun 2018 lalu yang hanya membawa pulang dua medali emas. Terdapat juga satu cabang yang diperlombakan tapi tanpa medali, yakni Cabang Lagu Etnik OMK, dimana Sulsel memperoleh nilai emas," jelasnya.
Kakanwil Kemenag Sulsel, Khaeroni, usai mendapatkan kabar terkait kesuksesan Sulsel memboyong 13 medali dari Pesparani Nasional II di Kota Kupang, tidak mampu menyembunyikan kesyukurannya. Ia menyampaikan selamat dan sukses kepada kontingen Sulsel, khususnya Pembimas Katolik Kanwil dan Keuskupan Agung Makassar, yang telah menampakkan kerjasama yang baik dalam membawa nama baik Sulsel di kancah nasional.
"Semoga pencapaian tahun ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk melakukan persiapan yang lebih matang, agar lebih sukses lagi di Ajang Pesparani III yang rencananya digelar tahun depan di Jakarta," harap Khaeroni. (*)
BERITA TERKAIT
-
Penyerahan SK Redistribusi PPPK, 66 ASN Kemenag Sulsel Terima Penugasan Baru
-
Sulsel Peringkat 4 Nasional Akses ELIPSKI, Bukti Penguatan Literasi Keagamaan
-
Dewan Hakim MTQ Diminta Independen, Profesional, dan Jaga Integritas
-
KPK Tunjuk Kemenag Sulsel jadi Lokus Bimtek Antikorupsi di Sektor Keagamaan
-
Instruksi Menag Nasaruddin Umar, Layanan Publik Harus Tetap Optimal Meski WFH