MAKASSAR, BUKAMATA — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Anshar, membuka resmi kegiatan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Makassar yang digelar Bagian Perekonomian Setda Kota Makassar di Hotel Santika, Rabu, 26 Oktober 2022. Kegiatan ini mengangkat tema Menangani Inflasi Melalui Lorong Wisata.
Anshar mengatakan, Lorong Wisata (Longwis) merupakan program prioritas yang diharapkan dapat membantu masyarakat untuk berusaha memenuhi kebutuhan, baik itu pangan maupun hal lainnya secara mandiri. Longwis sebagai penyempurnaan dari program lorong garden, dimana lahan kosong atau pekarangan dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pangan.
"Kita juga dapat mengendalikan inflasi dengan memanfaatkan lorong wisata. Program penanaman cabe misalnya, sebagaimana kita ketahui, cabai merupakan penyumbang inflasi, kita dapat melakukan budidaya cabe dalam lorong," ucapnya.
Kata Anshar, banyak program yang bisa diakselerasikan di lorong wisata ini. Ia berperan dalam memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta mendukung pariwisata lokal.
Saat ini, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memiliki tugas yang cukup berat. Diantaranya, harus memastikan ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat, dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian.
Berdasarkan rilis BPS Kota Makassar, inflasi pada bulan September tercatat sebesar 1,09 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,90 pada Agustus 2022 menjadi 113,12 pada September 2022. Tingkat Inflasi Kota Makassar tahun kelender September 2022 sebesar 4,82 persen. Kontribusi meningkatnya inflasi berasal dari kelompok transportasi yaitu sebesar 9,81 persen akibat adanya kenaikan harga BBM.
"Karenanya, dibutuhkan kerjasama yang apik dan sinergitas yang baik untuk melakukan inovasi dalam menjaga ketersediaan bahan pangan melalui berbagai kegiatan, misalnya Swadaya masyarakat serta gerakan hemat energi dan pangan," pungkasnya.
Untuk mendukung kegiatan ini, Bagian Perekonomian Setda Makassar menghadirkan pemateri terkait Longwis dari Kepala Dinas Ketahangan Pangan Kota Makassar, Rheza, dan Kepala Dinas Pariwisata, Moh Roem. (*)
BERITA TERKAIT
-
OPD Teken Perjanjian Kinerja 2026, Munafri Tekankan Perencanaan Presisi dan Kolaborasi
-
Wali Kota Munafri & Ketua TP PKK, Dampingi Wamendukbangga Tinjau Kampung KB dan Program Gizi di Makassar
-
Percepatan RPJMD Makassar 2025–2029, Pemkot Makassar Mulai Panaskan Mesin Pembangunan 2027
-
Puluhan Tahun Berdiri Diatas Trotoar, Pemkot Makassar Tertibkan 19 Lapak PKL di Jalan Sultan Alauddin
-
Pemkot Makassar Revitalisasi Tiga Terminal, Siapkan Transportasi Terintegrasi