BANTAENG,BUKAMATA - Civitas Akademika Program Studi Manajemen Tata Hidangan Politeknik Pariwisata Makassar melaksanakan pengabdian masyarakat di kabupaten Bantaeng. Pengabdian masyarakat ini digelar selama 2 hari Jumat-sabtu (21-22/10/2022).
Program Studi MTH Poltekpar bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Bantaeng menggelar pelatihan bagi pengusaha dan masyarakat yang bergerak dalam bidang kuliner utamanya minuman kopi.
Pelatihan bertajuk Barista meracik dan Membuat Minuman Kopi tersebut diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari masyarakat enterprenuer Bantaeng yang bergerak di bidang kuliner utamanya cofee shop dan warkop.
Ketua jurusan Hospitality Poltekpar Makassar Dr.Islahuddin, Msi, CHEmewakili Direktur Poltekpar Makassar dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui program pengabdian masyarakat ini diharapkan terjadi proses tukar menukar informasi antara apa yang ada di kampus selaku institusi pendidikan dengan praktisi barista di lapangan.
"Kami tidak bisa terus menerus di kampus, kami harus turun ke lapangan untuk mengetahui perkembangan, " katanya.
Isla juga menyampaikan bahwa kopi menjadi salah satu komoditas Bantaeng yang dapat mengangkat perekonomian masyarakat. Kopi adalah komoditas kuliner yang dapat dikulik sehingga menjadi hidangan yang kaya cita rasa dan aneka ragam bentuk penyajian.
"Dulu kita cuma kenal warung kopi rumah kopi. Sekarang sudah berkembang menjadi lebih wah, menjadi coffee shop. Dulu kita cuma kenal kopi kaos kaki, kopi yang disaring dengan saringan panjang mirip kaos kaki sepak bola. Tapi seiring perkembangan jaman. Kopi bisa diracik dengan berbagai cara. Termasuk menggunakan mesin-mesin canggih, "Katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Bantaeng, Harmoni S,Sos, Msi dalam membenarkan bahwa usaha coffe shop dan warkop di Bantaeng saat ini sedang cukup populer. Makanya pihaknya sangat mengapresiasi terlaksana kegiatan pelatihan barista meracik tersebut. Dia berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam menjalani aktivitas usahanya.
"Para peserta hari ini kami pilih dari pelaku-pelaku usaha yang berkaitan langsung dengan pengelolaan kopi, mulai dari pelaku usaha perhotelan, pelaku usaha cafe dan coffe shop serta mereka yang berpotensi menjalankan usaha di bidang kuliner, " katanya.
Sementara itu, I Putu Suarta SE MM, se laku program studi managemen Tata Hidangan Polterpar Makassar menjelaskan bahwa pelatihan ini selain melibatkan barista profesional sebanyak dua orang, pihak kampus juga melibatkan mahasiswa Program Studi Manajemen Tata Hidangan yang memiliki kemampuan dalam bidang barista kopi.
"Mereka mahasiswa semester 3 dan 5. Diharapkan melalui kegiatan ini mahasiswa dapat menyalurkan ilmunya langsung kepada masyarakat. Sekaligus menjadi ajang bagi mereka merealisasikan pembelajaran yang telah diperoleh selama dibangku kuliah dapat diimplementasikan langsung di lapangan, "imbuhnya.
BERITA TERKAIT
-
Poltekpar Makassar Turunkan Tim di Tiga Daerah, Pastikan Kesiapan Destinasi Wisata Selama Libur Nataru
-
Perkuat Sinergi dengan Media, Poltekpar Makassar Gelar Bincang Asik dan Pelatihan Table Manner untuk Jurnalis
-
Poltekpar Makassar Gelar Pelatihan Barista bagi Warga Kelurahan Tanjung Merdeka
-
Poltekpar Makassar Rumuskan Policy Brief Nasional untuk Penguatan Regulasi dan Ekosistem Wisata Bahari
-
Poltekpar Makassar dan Inspektorat Kemenparekraf Perkuat Komitmen Antikorupsi, Wujudkan Zona Integritas WBK-WBBM