MAKASSAR, BUKAMATA - Maulid Nabi Muhammad SAW, merupakan Syiar dakwah yang diperingati setiap tahun oleh umat Islam sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi.
Hal ini disampaikan oleh Ustaz kondang, Muh. Nur Maulana saat membawakan Tauziah pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw Tahun 1444 Hijriah, di Aula Tirta Dharma Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Dr. Sam Ratulangi Nomor 3, Makassar.
Acara yang mengusung tema "Nabi Muhammad SAW. Sang Revolusioner Islam, Tegas pada Kemungkaran, Istiqamah dalam Kebenaran" ini diikuti seluruh Jajaran Direksi, Dewan Pengawas dan Karyawan Perumda Air Minum Kota Makassar dengan khidmat.
Dalam kesempatan ini, Ustaz Maulana mengajak kepada seluruh pimpinan dan karyawan Perumda Air Minum Kota Makassar agar merefleksikan sifat-sifat Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya mengajak kepada kita semua untuk meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW," ucap Ustaz yang dikenal humoris ini.
Ustaz Maulana juga menyampaikan kepada seluruh karyawan yang hadir untuk selalu mengingat sejarah perjuangan Nabi dalam Melakukan Syiar dan menyebarkan Agama Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin. Tidak hanya itu, Ia juga mengingatkan agar apa yang telah diajarkan Nabi untuk dilaksanakan dengan baik diantaranya berperilaku Sopan, Santun dan dapat dipercaya.
"tidak susahji yang penting mauki, betul, betul, betul," kata Ustadz Maulana disambut riuh jemaah yang hadir
Ustadz Maulana mengatakan sebelum wafat Nabi Muhammad menyebut Nama Ummatnya sebanyak tiga kali. Itu menunjukkan kecintaan Rasulullah kepada ummatnya.
"Maka sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah Muhammad SAW, Mari kita teladani Akhlak dan melaksanakan semua Sunnah yang beliau amanahkan kepada kita.. "Ummatii, Ummatii, Ummati, ini kata terakhit yang keluar dari mulut Rasulullah, Subhanallah Yaa Allah, alangkah cintanya beliau kepada kita"tutur Ustads Maulana
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan sosok revolusioner yang patut untuk diteladani.
Beni menambahkan, aktualisasi akhlak Nabi tidak hanya pada Peringatan Maulid, akan tetapi harus diterapkan di setiap langkah dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap pada peringatan Maulid Nabi tahun ini bisa menjadikan kami untuk mawas diri agar selalu jujur dan berlaku adil dalam menjalani Pekerjaan dan mengabdikan diri pada Perusahaan ini," pungkasnya.
Kegiatan ini juga diadakan lomba Hias Ka'do' Minnyak' yang diikuti seluruh Bagian dan Kantor Wilayah Pelayanan se Perumda Air Minum Kota Makassar.
Di akhir acara, Ustaz Maulana mengumumkan pemenang lomba tersebut. Untuk juara satu dimenangkan oleh Kantor Wilayah 4, juara dua Kantor Wilayah 1, dan juara tiga Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA).
TAG
BERITA TERKAIT
-
Air Keruh Hingga Kendala Distribusi, DPRD Makassar Minta Pertanggungjawaban PDAM
-
PDAM Makassar Genjot Pemasangan Sambungan Air Bersih Gratis untuk Warga Kurang Mampu
-
Program Prioritas MULIA Terus Bergerak, PDAM Pasang Enam Titik di Wilayah VI
-
PDAM Resmi Launching Program Prioritas MULIA, Sambungan Air Gratis Sasar Warga Kurang Mampu
-
PDAM Makassar Klarifikasi Dugaan Kerugian Rp360 Miliar: “Tidak Sesuai Konteks Hukum dan Fakta”