MAKASSAR, BUKAMATA - Sebuah pesan berantai beredar di sejumlah akun Whatsapp. Dalam pesan itu, disebutkan ada 20 orang tewas akibat perang kelompok di Makassar.
"Jangan ada yg melewati dulu Hertasning, Antang, Pengayoman yg tembus dg Gowa. Ada perang antara warga sudah 20 org yg meninggal ! !," tulis pesan berantai itu yang diterima.
Dikonfirmasi, Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando, mengatakan, informasi itu tidak benar alias hoaks. Menurutnya, pesan itu adalah aksi provokatif.
"Hoaks itu. Itu adalah orang yang sengaja memprovokator dan meresahkan masyarakat. Motivasinya apa?," ujarnya saat dikonfirmasi.
Kini pihaknya masih menyelidiki asal pesan berantai tersebut dan mencaritahu siapa pembuat pesan itu.
"Sementara kita lidik," pungkas Lando. (*)
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Makassar Apresiasi Polrestabes Ungkap 20 Kilogram Narkotika dan Kasus Penculikan Balqis
-
Bilqis Kembali ke Pelukan Keluarga, Pemkot Makassar Apresiasi Tim Jatanras dan Berikan Penghargaan
-
Pemkot - Polrestabes Makassar Mantapkan Sinergi Wujudkan Kota Aman dan Melayani
-
Balita 4 Tahun Diduga Diculik di Taman Pakui Sayang, Polrestabes Makassar Belum Tetapkan Tersangka
-
Polrestabes Makassar Pecat Anggota yang Mangkir Enam Bulan