PINRANG, BUKAMATA - Bupati Pinrang, Irwan Hamid kembali melantik dan mengambil sumpah sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas, Selasa (18/10/2022).
Dalam sambutannya, Irwan Hamid mengungkapkan bahwa rotasi dan mutasi merupakan salah satu kebutuhan organisasi untuk mengisi jabatan lowong dan memberikan penyegaran terhadap komposisi organisasi perangkat daerah.
"Saya meminta kepada pejabat yang dilantik untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," kata Irwan.
Disamping itu, Bupati Irwan juga berharap harmonisasi dalam Organisasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat.
"Dalam menjalankan semua kewajiban tentu perlu kolaborasi dan sinergitas, saya berharap harmonisasi pimpinan dengan bawahan senantiasa dijaga" ujar Irwan.
Irwan juga menantang pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru saja dilantik untuk menjawab setiap tantangan yang ada di OPD baru yang dipimpinnya.
"Berharap tantangan ini dijadikan peluang untuk memberikan semangat agar senantiasa sadar dan paham akan tugas dan fungsinya masing-masing," ucap Irwan Hamid.
Irwan meminta kepada Sekretaris Daerah dan OPD terkait untuk segera mengangkat Pejabat Pelaksana tugas bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang lowong agar roda organisasi terus berjalan.
"Segera diangkat Pelaksana tugas dan untuk BKPSDM agar segera memulai tahap Assesment agar Pejabat segera terisi" ungkap Irwan
Pimpinan Pratama yang di lantik Andi Matjtja,S.Sos Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pinrang, Rahman Usman Kepala BKD, Syahrir Pawittoi Kepala Kesbangpol dan DR. Rhommy Kepala BPBD.
BERITA TERKAIT
-
Pinrang Mulai Terapkan Teknologi Pertanian Modern di 7.900 Hektare, Sudirman Bungi Tekankan Pendampingan Petani
-
Hari Kesaktian Pancasila di Pinrang, Sudirman Bungi Ingatkan Persatuan Tak Cukup Lewat Seremoni
-
Sejumlah Wilayah di Pinrang Alami Penyusutan Debit Air, Pemkab Kirim Air Bersih Ke Lokasi Warga
-
Buka HUT ke-75 IBI Pinrang, Wabup Sudirman Bungi Tekankan Peran Bidan Cegah Stunting
-
Pemkab Pinrang Perkuat Posko Kecamatan, Antisipasi Krisis Air, Antrean BBM hingga Kelangkaan LPG