JENEPONTO, BUKAMATA - Bencana alam tanah longsor terjadi di Dusun Kompasa, Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Jumat, 14 Oktober 2022, sekitar pukul 13.00 Wita. Kapolsek Kelara, Iptu Sukhardi bersama Personil Polsek dan Camat Rumbia, dibantu oleh masyarakat, turun ke lokasi.
Dua warga dinyatakan hilang dalam peristiwa ini. Sedangkan satu warga lainnya ditemukan meninggal dunia. Belum diketahui apakah korban hilang tertimbun longsor, atau terbawa arus air bah.
"Kami bersama personil serta Camat Rumbia dibantu oleh masyarakat setempat melakukan pencarian terhadap korban. Ada dua orang dikabarkan hilang, belum ditahu apakah tertimbun longsor atau terbawa arus air bah," ujarnya.
Terpisah, Kapolres Jeneponto, AKBP Andi Erma Suryono, mengatakan, dari tiga korban yang hilang, satu orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi tanah longsor yang diperkirakan terbawa arus di saluran air yang arusnya cukup deras akibat curah hujan yang tinggi.
"Korban yang ditemukan atas nama Kakku bin Ralek, usia 65 tahun. Kapolsek bersama jajaran dibantu oleh masyarakat sementara masih fokus melakukan pencarian terhadap korban yang lainnya," ujarnya
Diketahui, adapun korban yang masih dalam pencarian masing-masing, Sangkala Bin Baco (55 tahun), dan Wahyu (35 tahun), seorang sales Indomarco. (*)
BERITA TERKAIT
-
Temui Hamka B Kady, Bupati Jeneponto Harap Dukungan Peningkatan Infrastruktur Jalan Hingga Pembangunan Pasar Turatea
-
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026, Targetkan Prestasi dan Junjung Sportivitas
-
Dari Lapangan Kantor Bupati, 927 TPK Satukan Langkah Wujudkan Jeneponto Bebas Stunting
-
Gubernur Sulsel Bantu Dg Sangkala, Warga Jeneponto yang Lumpuh dan Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk
-
Melalui Gesit Data Presisi, Dinas P2KB Jeneponto Perkuat Validasi Data untuk Percepatan Penurunan Stunting