PAREPARE, BUKAMATA - Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Perdagangan memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok di pasar-pasar masih stabil serta tercukupi. Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Prasetyo Catur, mengatakan, Dinas Perdagangan dan Tim TPID terus melakukan upaya untuk menekan inflasi yang ada pasca kenaikan BBM.
"Selain memantau ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar, Dinas Perdagangan akan melakukan program pasar murah bagi masyarakat menengah ke bawah yang terkena dampak langsung akibat kenaikan BBM, dan akan disebar di 22 Kelurahan," jelas Prasetyo, Jumat, 14 Oktober 2022.
Ia menyebut bahwa dari Rp 10,4 miliar dana insentif daerah yang diberikan oleh Menteri Keuangan, Dinas Perdagangan mengajukan beberapa program. Salah satunya adalah pasar murah.
"Pasca kenaikan BBM ini ada beberapa masyarakat memang yang kesulitan dengan kebutuhan-kebutuhan pokoknya. Inilah yang akan kita lakukan, dan akan kita sebar ke 22 kelurahan dengan harga yang sangat kompetitif, karena ini adalah Dana Insentif Daerah," terangnya.
Selain melakukan pasar murah, pihaknya terus memonitor dan memantau sekaligus bekerjasama dengan distributor, agen dan pedagang guna memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok. (*)
BERITA TERKAIT
-
Mutasi Pejabat Parepare Kembali Bergulir, Tasming Hamid Tekankan Integritas dan Kinerja Nyata
-
Wisuda 597 Lulusan Umpar, Tasming Hamid Tekankan Ilmu Harus Berdampak bagi Masyarakat
-
Pantai Ku Parepare, Tempat Berburu Sunset dan Menikmati Kuliner di Akhir Pekan
-
Taufan Pawe Tantang Ombudsman Optimalkan 38 Perwakilan, Awasi Pelayanan Publik hingga Daerah
-
Sambut Kontingen Jambore Nasional, Tasming Hamid Dorong Pramuka Jadi Penggerak Masyarakat