Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Saat ini MES sudah ikut berperan misalnya dengan pemberdayaan dan pendampingan UMKM halal, pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren, termasuk peningkatan literasi ekonomi syariah melalui edukasi dan sosialisasi.

Untuk dapat meningkatkan cakupan ekonomi syariah, Wapres menilai pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) sebagai perpanjangan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) adalah suatu keharusan.
"Dalam rangka menggali dan mengembangkan potensi sektor-sektor unggulan ekonomi dan keuangan syariah di daerah, seperti industri produk halal, jasa keuangan syariah, dana sosial syariah, serta bisnis dan kewirausahaan syariah, termasuk penguatan terhadap UMKM industri halal. Sampai saat ini telah terbentuk KDEKS di beberapa provinsi antara lain di NTB, Sumatra Barat, Riau, dan Sumatra Selatan," kata Wapres.
Ia berharap MES berperan aktif melakukan kemitraan dengan KDEKS dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di masing-masing wilayah.
"Harapan saya ke depan MES dapat berperan mengakselerasi ekonomi syariah yang kontributif antara lain melalui hal-hal sebagai berikut, pertama, sebagai rumah yang menaungi berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah. MES diharapkan terus mengukuhkan ekosistem kolaborasi agar senantiasa kondusif bagi terbangunnya kepercayaan dan tanggung jawab bersama," tambah Wapres.
Kedua, mempertajam sinergi industri keuangan syariah dan industri produk halal. Pelaku usaha di bidang makanan dan minuman, fesyen, pariwisata ramah muslim, maupun sektor halal lainnya memerlukan kontribusi keuangan syariah sebagai penyokong pembiayaan yang akan turut menentukan keberlangsungan usaha.
"Ketiga, kampanye literasi perlu dilakukan secara masif dan efektif menyasar setiap segmen generasi. MES diharapkan dapat ambil bagian dalam peningkatan ketersediaan SDM ahli di bidang ekonomi dan keuangan syariah," ungkap Wapres.
Keempat, MES harus mendorong literasi dan sekaligus gerakan pengumpulan wakaf, baik di pusat maupun di daerah.
"Saya berharap nantinya akan ada gerakan wakaf uang di masing-masing provinsi, misalnya gerakan wakaf uang DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Riau, dan lain-lain," ujar Wapres Maruf Amin.
17 Mei 2026 23:52
17 Mei 2026 21:51