Hikmah
Hikmah

Selasa, 04 Oktober 2022 11:46

Dok (instagram Makassar_infoo
Dok (instagram Makassar_infoo

Polda Sulsel Bentuk Tim Buru Pelaku Teror Bom Molotov dan Tulisan 'Polisi Pembunuh Supporter Arema'

Nana beranggapan, tulisan yang menyebut polisi pembunuh tersebut dianggap tidak pantas. Apalagi tragedi tersebut juga bukan terjadi di wilayah hukumnya, melainkan di Malang, Jawa Timur.

MAKASSAR, BUKAMATA - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) membentuk tim gabungan untuk mengusut teror Pos polisi yang yang dilakukan orang tidak dikenal, Minggu (2/10/2022) malam lalu. 

Pos polisi lalu lintas (Polantas) yang berada di persimpangan tiga Jalan Sultan Alauddin dan Jalan AP Pettarani, Makkasar, Sulawesi Selatan menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK).

 Selain itu pelaku meninggalkan jejak vandalisme dengan tulisan Polisi Pembunuh Supporter Arema di dinding Pos. 

"Kami bentuk tim untuk menyelidiki (teror pos polisi dengan menulis kalimat polisi pembunuh supporter Arema di Makassar)," kata Kapolda Sulsel, Irjen Nana Sudjana kepada wartawan, Senin malam (3/10/2022).

Nana beranggapan, tulisan yang menyebut polisi pembunuh tersebut dianggap tidak pantas. Apalagi tragedi tersebut juga bukan terjadi di wilayah hukumnya, melainkan di Malang, Jawa Timur.

"Karena itu ada tulisan yang kurang pantas. Karena kejadian juga bukan di Sulsel," tambahnya.

Kuat dugaan aksi vandalisme tersebut merupakan luapan kekecewaan terhadap langkah pihak kepolisian berusaha membubarkan massa supporter dengan cara menembakkan gas air mata. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Polda Sulsel