Potret Pilu Korban Kebakaran di Makassar Mengais Puing-puing Rumah
Meski sudah ada bantuan yang datang dari dermawan, bukan berarti itu telah cukup. Saat ini mereka masih membutuhkan pakaian, selimut, makanan siap saji, dan tenda.
MAKASSAR, BUKAMATA - Pemandangan pilu datang dari puluhan korban kebakaran di Makassar. Mereka hanya bisa pasrah menerima nasib rumahnya habis dilalap di jago merah. Mereka kini hanya bisa mengais puing-puing rumahnya yang kini tinggal arang, berharap menemukan benda-benda berharga yang masih tersisa.
Lokasi kebakaran tersebut berada di Jalan Naja Daeng Nai, Makassar. Dari pantauan bukamatanews.id, hari ini, Selasa (27/9/2022) pukul 14.00 Wita, para korban kebakaran masih mencari sisa-sisa pakaian maupun barang berharga lainnya yang tertimbun reruntuhan kayu dan tumpukan arang.
Mereka mencari barang yang masih bisa dimanfaatkan sembari menunggu bantuan para dermawan.
Di samping itu, ada juga warga yang sedang meratapi rumahnya. Sesekali, ia ditanyai oleh pemerintah setempat untuk keperluan pendataan.
Meski sudah ada bantuan yang datang dari dermawan, bukan berarti itu telah cukup. Saat ini mereka masih membutuhkan pakaian, selimut, makanan siap saji, dan tenda.
"Sudah ada mi bantuan. Tapi kalau masih ada, kami sangat berterima kasih banyak karena memang masih banyak yang kami butuh di sini sebagai korban kebakaran," ungkap salah satu warga korban kebakaran, Iman di lokasi.
Terbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Rappokalling Timur Lr 2 RT07/RW01, Kelurahan Rappokalling, Kec. Tallo, Makassar.
"Data yang dilaporkan semalam, sebanyak 19 rumah hangus terbakar di kawasan pemukiman padat penduduk. Kebakaran yang terjadi Senin (26/09) pukul 18.25 WITA mengakibatkan jumlah korban yang terdampak 26 KK dan 104 jiwa," ungkap Edy Achmad selaku staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Makassar.
Dia mengungkapkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama pihak keluarahan masih sementara melakukan proses identifikasi menghitung jumlah komponen yang rusak.
"TRC BPBD masih sementara melakukan assesment untuk menghitung jumlah rumah dan korban yang terdampak. Jadi, data mengenai jumlah yang terdampak itu masih dikoordinasikan dengan pihak kelurahan," ungkap Edy Achmad saat ditemui menyerahkan bantuan di lokasi kebakaran.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
