MAKASSAR, BUKAMATA - Kunjungan wisatawan ke Sulsel mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, pada periode Januari - Juni 2022, jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Sulsel mencapai 2.796.013 orang. Sedangkan wisatawan mancanegara berjumlah 7.753 orang.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Devo Khadafi, mengungkapkan, pada tahun 2021 lalu, jumlah wisatawan nusantara yang datang ke Sulsel hanya 1.859.909 orang. Sedangkan wisatawan mancanegara hanya 4.769 orang.
"Alhamdulillah, sektor pariwisata kita kembali bangkit pasca dihantam badai pandemi Covid 19. Kondisi perekonomian masyarakat juga sudah berangsur pulih," kata Devo, Kamis, 15 September 2022.
Ia mengungkapkan, wisatawan asing yang berkunjung ke Sulsel dari berbagai negara di Asia dan Eropa. Seperti Malaysia, Belanda, dan Spanyol. Toraja masih menjadi destinasi favorit para wisatawan.
"Toraja masih menjadi destinasi favorit wisatawan nusantara maupun asing," ungkapnya.
Devo optimistis, kunjungan wisatawan ke Sulsel akan terus mengalami peningkatan. Meskipun saat ini terjadi kenaikan harga tiket pesawat. Ia yakin, dengan memperbanyak event pariwisata, dan menambah destinasi unggulan bisa menarik minat para wisatawan untuk datang ke Sulsel.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel juga berkolaborasi dengan semua stakeholder, seperti ASITA dan PHRI, untuk bersama-sama merumuskan strategi agar kunjungan ke Sulsel terus mengalami peningkatan.
"Promosi, memperluas destinasi wisata, memperbanyak event pariwisata, dan inovasi lainnya terus dilakukan agar sektor pariwisata kita bergerak positif," imbuhnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Kejuaraan Bulutangkis BNI Sirnas B 2025 Kembali Digelar, PBSI Beri Subsidi Bagi Atlet Sulsel
-
Fadil Imran Terpilih Ketum PP PBSI, Devo Khadafi: Dukung Kebangkitan Bulutangkis Indonesia
-
Tak Hadiri Panggilan KPK, Syahrul Yasin Limpo Tengok Ibunda yang Sakit di Makassar
-
Hari Terakhir Menjabat, Andi Sudirman Mutasi Devo Khadafi dari Sekdis Pariwisata
-
Disbudpar Sulsel Genjot Penguatan Destinasi Berbasis Data