MAKASSAR, BUKAMATA - Aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah tempat, termasuk di Makassar, ditanggapi serius Wali Kota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto. Anak Lorongna Makassar itu menuturkan jika kebijakan yang diambil oleh pemerintah kiranya menjadi stimulan untuk lebih meningkatkan kemampuan diri dalam menambah pendapatan.
"Adanya ketentuan harga baru ini untuk memberi ruang bagi masyarakat menengah ke bawah agar tetap mendapatkan harga subsidi. Sementara bagi warga dengan kendaraan mewah sudah tidak lagi mendapat bantuan subsidi," terang Danny di kediaman pribadinya, d Jalan Amirullah Makassar, Selasa, 6 September 2022.
Danny menegaskan, untuk Kota Makassar dengan adanya program Lorong Wisata di masing-masing lorong diharapkan bisa merangsang produktifitas warga sekitar.
"Pemerintah Kota Makassar punya program Lorong Wisata. Ini peluang yang bisa dimanfaatkan supaya menambah pundi keuangan keluarga. UMKM bisa bangkit, pariwisata bisa lebih baik, selain itu bisa meminimalisir tindak kejahatan," pungkasnya.
Wali Kota Makassar meminta agar kenaikan harga BBM dapat disikapi dengan lebih produktif memaksimalkan kemampuan diri dan jeli memanfaatkan peluang. (*)
BERITA TERKAIT
-
Urai Antrean BBM, Pemkot Makassar Akan Berlakukan Truk dan Bus Antre Pukul 21.00–05.00 WITA
-
Respon Antrean BBM, Pemkot Makassar Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
-
Antrean BBM Bikin Aktivitas Warga Terganggu, Pemkot Makassar Siapkan Langkah Taktis
-
Kemarau Panjang, Appi Instruksikan Bantuan Air Bersih Disalurkan Setiap Hari ke Rumah Warga, Sembari Bangun 18 SPAM
-
Ikhtiar Hadapi Kemarau, Pemkot Makassar Gelar Salat Istisqa di Al Markaz