Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Jadi sebenarnya bukan larangan tapi kami masih diberi ijin asalkan Pengurusan SIPA yang prosesnya sementara berjalan untuk diselesaikan sebagai salah satu persyaratan” sambung Beni.
MAKASSAR, BUKAMATA - Musim penghujan segera berakhir. Sudah beberapa pekan Makassar tidak diguyur hujan dengan intensitas tinggi atau sedang. Cuaca panas di malam hari juga menjadi pertanda bahwa musim kemarau segera tiba.
Musim kemarau tentu sangat mempengaruhi persediaan sumber air baku utama Perumda Air Minum Kota Makassar yang ada di Bendungan Lekopancing Maros.
Sebagaimana laporan dari has pemantauan petugas Penjaga Saluran, saat ini Volume air dibendung Lekopancing sudah menurun sampai 100 Cm dibawah pelimpahan.
Asdar Ali selaku Direktur Tehnik Perumda Air Minum Kota Makassar membenarkan hal tersebut. Menurut Asdar menurunnya persediaan air ini tentunya sangat mempengaruhi produksi dan distribusi air kita khusus di Instalasi Panaikang dan Instalasi Antang yang mana sumber air bakunya dari Lekopancing.
“Dampaknya tentu kepelanggan didaerah Utara dan Timur Kota yang jumlahnya +/- 60 ribuan.Klo kekurangan itu pasti karena debitnya menurun, " katanya.
Beruntung, Balai besar BBWS Pompengan Jeneberang sebagai penanggungjawab aliran sungai, memberikan PDAM Makassar bantuan dengan mengizinkan mengambil air baku di sungai Tallo di Moncongloe.
“Tentunya ini hal yang luar biasa karena sangat membantu kita untuk menambah air baku untuk kita produksi dan akan disalurkan ke Masyarakat.”tambah Asdar.
Sebelumnya, beredar informasi tentang pelarangan mengambil air baku disungai Tallo. Hal itu kata Asdar miskomunikasi. Dia menyebutkan, tidak ada pelarangan baik itu lisan maupun tulisan yang disampaikan resmi dari Balai.
“Tidak ada itu pelarangan, mungkin mis informasi saja, buktinya kita saat ini sudah akan menurunkan Pompa di Sisi Jembatan Moncongloe untuk mengambil air baku sebagai tambahan air untuk diproduksi”tambah Asdar.
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar menyampaikan bahwa sebenarnya ini soal Kewenangan karena Daerah Aliran Sungai dibawah Kendali BBWS Pompengan Jeneberang, jadi memang harus ada ijin dari sana untuk pengambilan Air Baku disungai Tallo Moncongloe.
. “Jadi sebenarnya bukan larangan tapi kami masih diberi ijin asalkan Pengurusan SIPA yang prosesnya sementara berjalan untuk diselesaikan sebagai salah satu persyaratan” sambung Beni.
Informasi yang diterima dari pihak BBWS Pompengan Jeneberang, Muhammad Firdaus, ST. M.SP., yang juga sebagai Sub. Koordinator Pelaksanaan Operasi & pemeliharaan SDA BBWS Pompengan Jeneberang mengatakan pada dasarnya yang paling utama adalah bagaimana pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat khususnya air bersih,
" Jadi kita tetap akan persuasif selama PDAM, silahkan saja ambil air disungai Tallo untuk tambahan Air Baku menjelang Musim Kemarau, tapi tetap mengupayakan untuk menyelesaikan pengurusan SIPA agar tidak ada masalah dikemudian hari, Tutupnya.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33