MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Pertanahan Kota Makassar terus mendorong percepatan proses sertipikasi aset yang rawan digugat oknum tidak bertanggungjawab.
Kepala Dinas Pertanahan Makassar, Akhmad Namsum, mengungkapkan, ada beberapa aset yang akan dimaksimalkan. Termasuk yang ada di kawasan Pantai Losari dan Pelabuhan Untia.
"Pantai Losari sudah dikuti oleh tim BPN. Saat ini pendaftaran untuk pensertipikatan," ungkapnya, Kamis, 18 Agustus 2022.
Selain itu, kata Namsum, aset urgent yang perlu segera ditindaklanjuti ialah kantor lurah, puskesmas hingga sekolah-sekolah.
"Insyallah di tiga minggu ke depan, banyak aset kita di sekolah, puskesmas, kantor lurah, termasuk Losari ini dan Untia yang menjadi lahan untuk pembangunan sarana olahraga. Tiga minggu ke depanlah target sertipikatnya karena sekarang sudah proses," paparnya.
Sementara, pada tahun 2021, BPN hanya mengeluarkan delapan sertipikat dari 75 aset yang disodorkan dokumennya.
Ia pun tak tahu menahu apa masalah dari aset-aset tersebut. Sejauh ini, ia mengaku belum mendapat alasan yang rasional terkait 67 aset yang tidak disertipikatkan. (*)
BERITA TERKAIT
-
Stadion Untia Makin Dekat, 13,8 Hektar Lahan Sudah Rampung Disertifikasi
-
Tenaga PPPK Meninggal Dunia Jelang Pelantikan, Danny Pomanto Ucap Belasungkawa
-
Pegawai PPPK Pemkot Makassar Meninggal Dunia di Lokasi Pelantikan
-
Langkah Tegas Dinas Pertanahan Makassar, Pasang Papan Bicara Usai Eksekusi Pasar Pamos
-
Percepat Sertifikasi Aset Pemkot, Akhmad Namsum Temui Kepala BPN Makassar