Dewi Yuliani : Rabu, 17 Agustus 2022 12:01
Wali Kota Makassar Danny Pomanto bersama Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Akhmad Namsum.

MAKASSAR, BUKAMATA - Penyerahan Sertipikat aset milik Pemerintah Kota Makassar menjadi salah satu agenda dalam peringatan HUT RI ke-77, di Anjungan Pantai Losari, City of Makassar, Rabu, 17 Agustus 2022. Tercatat, enam aset yang kini mengantongi sertipikat.

Melalui Dinas Pertanahan dan Badan Pertanahan Nasional/BPN Makassar, Pemkot Makassar telah memiliki sertipikat beberapa aset yang rawan digugat oknum. Antara lain tiga titik lahan posyandu, dua makam, salah satunya makam Diponegoro, dan satu taman.

Kepala Dinas Pertanahan Makassar, Akhmad Namsum, mengaku belum bisa memastikan luas lahan dan berapa nilai aset tersebut.

"Kami tidak bisa sebutkan persis, tapi paling tidak bahwa aset-aset kita mulai kita tata dalam penerbitan sertipikat," ujarnya.

Kata Namsum, masih banyak lahan milik Pemkot Makassar belum disertipikatkan.

Padahal, target tahun ini Pemkot bisa berhasil mensertipikatkan 30-40 lahan.

"Pengajuan kita tahun ini ke BPN ada 51 aset. Tapi sampai sekarang baru tujuh yang selesai berproses," terangnya.

Rencananya, pada HUT Kota Makassar November mendatang, ada banyak aset yang akan selesai sertipikatnya.

Sehingga, aset milik Pemkot Makassar tak lagi digugat oleh oknum tertentu.

"Itu bagian dari upaya kita di pemkot khususnya pertanahan untuk menggenjot, mempercepat proses sertipikasi aset," ujarnya. (*)