LUWU UTARA, BUKAMATA - Siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 6 Baebunta, terpaksa menumpang di UPT SMP Negeri 1 Baebunta, untuk melaksanakan Assesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Penyebabnya, jaringan internet di sekolah tersebut lemot atau sangat lamban.
ANBK dilaksanakan tanggal 8-9 Agustus di Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Baebunta, Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta. Kepala UPT SMP Negeri 6 Baebunta, Elisabet, mengungkapkan, simulasi ANBK dilaksanakan di SMP Negeri 1 Baebunta karena jaringan internet kurang baik.
"Di sekolah kami jaringan internet lemot atau kurang baik, sedangkan simulasi ANBK memerlukan jaringan internet. Jadi ya kami numpang di SMP Negeri 1 Baebunta," ungkap Elisabet, Rabu, 10 Agustus 2022.
Menurutnya, simulasi ANBK yang dilaksanakan di sekolah dengan mode online.
"Sesuai program Kemendikbud, simulasi ANBK mode online yang kami lakukan telah selesai dengan baik dan lancar. Semoga ANBK dapat memberikan proses pemetaan mutu sistem pendidikan," tutur Elisabet.
UPT SMP Negeri 6 Baebunta salah satu sekolah yang terletak di daerah pegunungan, yang berjarak ± 20 kilometer dari ibukota Masamba. Sedangkan jarak UPT SMP Negeri 6 Baebunta dengan UPT SMP Negeri 1 Baebunta ± 10 kilometer. (*)
BERITA TERKAIT
-
15 Kali Raih WTP, Luwu Utara Perkuat Reputasi sebagai Daerah Berprestasi di Sulsel
-
BNPB Turun Langsung ke Lokasi Banjir Luwu Utara, Bupati Harap Percepat Penanganan dan Solusi Jangka Panjang
-
1.834 Ekor Hewan Qurban Dipotong di Luwu Utara, Bupati Ajak Perkuat Kepedulian Sosial Terhadap Korban Banjir
-
Wabup Luwu Utara Hadiri Karya Bakti Sambut HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin di Pasar Sentral Masamba
-
SPPG Ke-18 di Luwu Utara Resmi Beroperasi, Dapur Gizi Tolada Dirancang Jangkau Desa-desa Terpencil