MAKASSAR,BUKAMATA - Warga Jalan Gunung Merapi Lorong 5 RT 002 RW 005 Kelurahan Lajangiru, Kecamatan Ujung Pandang, memanfaatkan kehadiran anggota DPRD Makassar, Rezki. untuk menumpahkan keluhannya terhadap sejumlah persoalan infrastruktur.
Kepada Legislator Demokrat itu, warga mengeluhkan terkait jalan yang rusak akibat galian yang dilakukan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar.
"Saya sudah pernah sampaikan mengenai jalan yang dibongkar oleh PDAM, tepatnya di Jalan Gunung Lokon, lorong 59C dan 59D. Di situ parah rusaknya, sampai sekarang belum diperbaiki," ungkap Ririn, warga setempat.
Menurut Ririn, kerusakan jalan itu audah cukup parah, bahkan sudah pernah menelan korban. "Rusaknya dalam sekali. Sudah pernah ada yang jatuh. Itu dibongkar tapi tidak dirapikan kembali," tuturnya.
Di tempat yang sama Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), Zainuddin, berharap ada bantuan pembuatan gerbang lorong untuk masyarakat di Lorong 57, termasuk permohonan untuk pemasangan lampu jalan.
"Kami harapkan ada pembuatan pintu gerbang di lorong 57, karena dari sekian lorong yang ada, sisa yang induk tidak ada gerbangnya. Lampu lorong juga dari Sungai Pareman belum ada," ungkap Zainuddin.
Menanggapi hal itu, Rezki berjanji akan menindaklanjuti keluhan dan permintaan warga. Sebab hal itu menjadi salah satu tugasnya sebagai perwakilan rakyat.
Terkait kerusakan jalan akibat galian PDAM, Rezki mengaku akan segera menyampaikan hal itu ke pihak terkait agar segera dituntaskan. Dia khawatir, warga makin dirugikan akibat hal itu.
"Saya akan sampaikan segera hal itu ke PDAM, supaya cepat diselesaikan. Jangan sampai ada korban lebih banyak lagi," tutur anggota DPRD Komisi B ini.
Rezki mengatakan, semua keluhan dan permintaan warga itu akan dicatat, kemudian dibahas dan dimusyawarahkan bersama. Selanjutnya permasalahan tersebut akan diserahkan kepada pemerintah dengan harapan bisa segera ditindaklanjuti.
“Soal pintu gerbang itu saya akan usahakan. Soal lampu jalan, kami akan secepatnya sampaikan ke Dinas Pekerjaaan Umum untuk dilaksanakan," tambah Rezki.