MAKASSAR, BUKAMATA - Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum (PDAM) Makassar melakukan rapat perdana, di Ruang Kerja Dewas PDAM Makassar, Kamis, 21 Juli 2022. Rapat ini digelar bersama Komite Audit yang telah ditunjuk untuk membantu kerja pengawasan di internal PDAM Makassar.
Agenda yang dibahas diantaranya Standart Operasional Prosedur (SOP) Dewas dan Komite Audit yang telah termaktub dalam PP No 54 tahun 2017. Selain itu, juga mengurai secara lebih detail tupoksi tiap anggota Dewas dan Komite Audit.
Prof Aminuddin Ilmar yang memimpin rapat mengemukakan tiga garis besar fungsi dan tugas Dewas. Yakni pemeriksaan dan pengawasan, penilaian kesehatan perusahaan, dan kepatuhan perusahaan.
Sementara itu, terdapat tiga persoalan yang dihadapi PDAM selama ini, yang harus mendapatkan atensi serius oleh Dewas dan juga Komite Audit.
Pertama, lingkup pelayanan air bersih PDAM Makassar masih di bawah 70 persen, yang idealnya sudah bisa mencapai 80 persen ke atas. Kedua, tingkat kehilangan air cukup besar mencapai 52 persen. Serta kepatuhan perusahaan terhadap SOP yang belum maksimal.
"Kita berharap persoalan-persoalan itu mendapatkan perhatian serius dari Dewas dan Komite Audit. Kehadiran kita harus mampu memberikan saran dan masukan kepada direksi baru, agar kerja yang dilakukan sesuai dengan prinsip pengelolaan perusahaan yang baik," katanya.
Rapat yang berlangsung kurang lebih lima jam ini juga menjadi ruang koordinasi Dewas dan Komite Audit yang baru dibentuk dan dilantik. Komite Audit yang beranggotakan lima orang diharapkan bekerja maksimal membackup langkah pengawasan Dewas PDAM Makassar.
"Diharapkan kepada anggota audit untuk berbagi tupoksi terkait hal yang menjadi fokus pengawasan di internal PDAM. Dimana ranah Komite Audit untuk membantu tugas Dewas dalam hal pengawasan. Sehingga, koordinasi dan sinergitas sangat dibutuhkan," ujar Prof Ilmar.
Rapat perdana ini dihadiri Anggota Dewas PDAM yakni Prof Aminuddin Ilmar, Arifuddin Hamarung, dan Andi Fadly Ferdiansyah. Hadir pula Sekretaris Dewas Henni Handayani.
Sementara, Komite Audit dihadiri Asmaeny Azis, Susuman Halim, Mochtar Juma, Siti Sufaidah dan Riman S Duyo. (*)
BERITA TERKAIT
-
Jalan Aroepala Makassar Sepanjang 800 Meter Diaspal Lapis Kedua Usai Drainase Rampung
-
Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Direvitalisasi, Appi: Bisa Jadi Jalur Alternatif dan Wisata Baru
-
Pemkot Makassar-Unhas Siapkan 50 Titik Pengolahan Sampah Organik, Maggot Diolah Jadi Pakan Ayam
-
Wali Appi Paparkan APBD-P Makassar, Proyek Strategis Disiapkan Mulai Awal 2027
-
PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo, Bidik Suplai Air Baku 600 Liter per Detik