Dewi Yuliani : Rabu, 29 Juni 2022 21:15
Muhyuddin

MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menerima 922 aduan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD-SMP 2022 jalur zonasi. Terbanyak, soal verifikasi dan validasi sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar, Muhyuddin, mengaku menerima banyak aduan dari orang tua calon peserta didik baru saat detik-detik terakhir pendaftaran. Sehingga, pihak panitia belum mengumumkan hasil seleksi jalur zonasi.

"Data sampai tengah malam mencapai 922 aduan dengan permasalahan terbanyak di detik-detik terakhir penutupan pendaftaran yaitu verifikasi dan validasi sekolah yang masih sangat tinggi," kata Muhyuddin, Rabu, 29 Juni 2022.

Berdasarkan data yang diterima untuk jenjang SD dari 14.874 pendaftar yang terverifikasi 14.422. Sementara untuk SMP dari 12.482 pendaftar yang terverifikasi 11.810.

"Jadi ada selisih verifikasi sekolah pada jenjang SD 452 pendaftar dan untuk SMP 672 pendaftar," ungkapnya.

Sementara, lanjut Muhyuddin, pendaftar yang terverifikasi tidak valid dapat mengadukan reset validasi dan reset pendaftaran. Jumlah aduan reset validasi mencapai 33,3 persen atau sejumlah 227 aduan.

Sedangkan reset pendaftaran mencapai 66,1 persen atau 450 aduan. Selebihnya adalah kesalahan penggunaan NIK yang hanya 0,6 persen atau 4 aduan.

"Hal ini menyebabkan penyelesaian segala proses tersebut memakan lebih banyak waktu," ujarnya. (*)