BUKAMATA - Presiden Joko Widodo dijadwalkan bakal bertolak ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Rencananya, Jokowi akan mengunjungi Rusia, termasuk Ukraina setelah menghadiri KTT G7 yang berlangsung di Jerman. Kunjungan tersebut sebagai upaya Indonesia 'membujuk' kedua negara yang bersitegang tersebut untuk berdamai.
Namun, belum juga Presiden Jokowi menginjakkan kaki di Rusia, seorang penasihat Kremlin, Yuri Ushakov mengumumkan kesediaan Predisen Putin untuk menghadiri KTT G20 di Indonesia November ini.
"Kami telah menerima undangan resmi ... dan kami telah menanggapi secara positif, mengatakan bahwa kami tertarik untuk berpartisipasi," kata Yuri Ushakov kepada wartawan, dikutip Selasa (28/6/2022).
Ia mengatakan bisa saja nanti akan ada perubahan dalam "cara Rusia berpartisipasi".
"Hal itu karena jarak waktu penyelenggaraan KTT yang masih lama, 15 hingga 16 November.Tapi untuk saat ini, undangannya adalah untuk partisipasi secara langsung," tambah Ushakov.
Indonesia sendiri merupakan Presiden G-20 saat ini. Sebelumnya di Oktober 2021, Putin juga bergabung dengan KTT G20 di Roma, Italia, melalui tautan video.
Sebelumnya, negara-negara Barat, sempat menekan RI untuk mengecualikan Rusia menyusul serangan ke Ukraina dan tuduhan kejahatan perang. Tetapi Jerman dalam pernyataan terbaru, Senin, masih terbuka untuk ambil bagian, meskipun Putin hadir.
BERITA TERKAIT
-
Putin Minta Maaf Soal Pesawat Azerbaijan Jatuh di Kazakhstan
-
Trump Tak Undang Putin Hadiri Pelantikannya di AS
-
Trump Telepon Putin Bahas Perang di Ukraina
-
Cemas Elon Musk Diam-diam Akrab dengan Putin, Bos NASA: Harus Diselidiki !
-
Kim Jong Un Tembak Mati Puluhan Pejabat Gara-gara Gagal Atasi Banjir Korut