Samsul Bahri
Samsul Bahri

Kamis, 09 Juni 2022 15:10

Motif Mahasiswi Pelaku Aborsi Tujuh Janin di Makassar, Dari Malu Sampai Janin Dimasukkan ke Botol   

Motif Mahasiswi Pelaku Aborsi Tujuh Janin di Makassar, Dari Malu Sampai Janin Dimasukkan ke Botol   

Kepolisian Polrestabes Makassar melakukan pendalaman soal janin yang masukkan kedalam botol saat sudah melakukan aborsi. Selain itu, pelaku mengaku lakukan aborsi karena malu hamil diluar nikah.

MAKASSAR, BUKAMATA - Fakta menarik ditemukan oleh pihak kepolisian usai menangkap pasangan mahasiswi pelaku abosrsi tujuh janin di kamar kos yang terletak di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.   

Selain dari motif pelaku NM mahasiswi kesehatan melakukan aborsi karena malu hamil diluar nikah. Pelaku juga menyimpan janinnya kedalam botol setiap selesai menggugurkan atau aborsi.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto menjelaskan, hasil pemeriksaan awalnya, pelaku menggugurkan kandungan dengan cara meminum ramuan. Pekaku mengaku kalau ia lakukan aborsi mulai tahun 2021.

"Perbuatan aborsi pelaku itu dilakukan sejak 2012 sampai sekarang dengan tempatnya berpindah pindah," kata Budhi.

Budhi menambahkan, saat ini penyidik akan mengusut motif liannya, soal kenapa terduga pelaku ini menyimpang janinnya di dalam botol?.

"Saat si bayi atau janin ini bisa di aborsi, ini agak menarik karena disimpan (dalam botol). Maka dari itu, nanti saya akan bedah kenapa yang bersangkutan bisa melakukan hal demikian," kata Budhi, Kamis (9/6/2022).

Sebelum polisi menangkap NM yang merupakan mahasiswi ilmu kesehatan di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara. Pasangannya yang berinisial SP terlebih dahulu diamankan polisi.

Sebelumnya diberitakan, Warga Jalan Pacerakkang, Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanya, digegerkan penemuan mayat bayi di dalam kardus makanan, Minggu (5/6/2022) malam. 

Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat Hadesia mengatakan, tujuh mayat bayi itu ditemukan oleh pemilik kos. Kardus yang terletak didepan kamar itu diperiksa karena curiga dengan baunya yang menyengat.

"Pemilik indekos yang mencium bau itu sangat menyengat dari kardus dalam kardus, setelah dibuka dan periksa, ternyata didalam tiga boks itu ada bayi tujuh orang," terang Hadesia, Rabu (8/6/2022).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Penemuan Bayi #Polrestabes Makassar

Berita Populer