Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Rabu, 08 Juni 2022 12:36

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Andi Arwin Azis, bersama rombongan menyambut kedatangan Pattahullah, di Bandara Sultan Hasanuddin.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Andi Arwin Azis, bersama rombongan menyambut kedatangan Pattahullah, di Bandara Sultan Hasanuddin.

Pattahullah, Pencari Madu Hutan Asal Malino Raih Podium Satu Rinjani 100 Ultra

Rinjani 100 Ultra di Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah salah satu event lari ultra pertama dan terekstrem di Indonesia yang telah digelar sejak 2013. Event ini tak hanya diikuti pelari dari Indonesia namun juga manca negara.

MAKASSAR, BUKAMATA - Pelari trail asal Sulawesi Selatan (Sulsel), Pattahullah, berhasil meraih podium satu Rinjani 100 Ultra untuk kategori 162 Kilometer. Pattahullah menaklukkan jalur terjal Rinjani dengan catatan waktu selama 47 jam 14 menit dan total tanjakan (elevation gain) 15.054 meter.

Untuk diketahui, Rinjani 100 Ultra di Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah salah satu event lari ultra pertama dan terekstrem di Indonesia yang telah digelar sejak 2013. Event ini tak hanya diikuti pelari dari Indonesia namun juga manca negara.

Tahun ini, event diadakan di Kecamatan Sambalia dan Sembalun dengan jumlah 756 peserta dari 29 negara. Adapun lima kategori yang diperlombakan, yakni 162km, 119km, 75km, 36km dan 27km.

Dari kelima kategori tersebut, 162km yang dimenangkan Pattahullah adalah kategori tersulit. Sedangkan, 36km merupakan kategori terfavorit yang banyak diminati oleh para runners.

Melalui instagram pribadinya, Pattahullah tak henti mengucap syukur atas pencapaiannya tersebut. Ia mengaku melakukan banyak persiapan sebelum berangkat mengikuti event lari bergengsi itu. Salah satunya dengan berlatih di Gunung Bawakaraeng.

"Sebulan sebelum dikabarkan akan berangkat ke Rinjani 100 Ultra, saya menambah porsi latihan

di Gunung Bawakaraeng, sekalian mencari madu, yang merupakan mata pencaharian utama saya," tulis Pattahullah di akun instagramnya.

Sesi latihan yang dijalaninya sempat terhambat lantaran jatuh dari gunung. "Saya dapat musibah jatuh dari gunung, sampai pelipis harus dijahit," tulisnya lagi.

Kendati demikian, Pattahullah membuktikan diri mampu menjadi juara satu mengalahkan rival-rivalnya. Seperti Abdul Salam (Indonesia), Shashwat Rao (India) dan Rachmat Septiyanto (Indonesia).

Secara khusus, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Andi Arwin Azis, bersama rombongan menyambut kedatangan Pattahullah di Bandara Sultan Hasanuddin. Arwin mengalungkan bunga untuk Pattahullah sebagai wujud apresiasi dan rasa bangga karena berhasil meraih prestasi tertinggi pada event internasional.

Dalam kesempatan itu, Arwin mewakili Pemprov Sulsel berjanji akan mengusulkan untuk pemberian penghargaan berupa bonus kepada Pattahullah dan juga untuk atlet berprestasi di Sea Games Vietnam 2022.

"Kami berjanji memperjuangkan agar atlet-atlet yang berprestasi senantiasa mendapat perhatian dari pemerintah. Rencananya, Pemprov Sulsel akan memberikan penghargaan dan bonus tepat pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) September mendatang," ujar Arwin. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Dispora sulsel #Patahullah #Rinjani 100 Ultra