MAKASSAR, BUKAMATA - Sudah tujuh hari sejak kejadian nahas tenggelamnya kapal motor (KM) Ladang Pertiwi di perairan selat Makassar, Jumat (27/5/2022) pekan lalu.
Hingga hari ini, Tim Badan SAR Nasional sudah berhasil menemukan 30 penumpang, 27 diantaranya selamat dan 3 orang meninggal dunia, sementara itu 20 orang lain dari total 50 penumpang belum di temukan. Basarnar kemungkinan besar akan melanjutkan pencarian.
Dari 3 orang korban meninggal, satu diantaranya yaitu Hajrah (pr) langsung dikenali keluarga karena ciri-ciri fisik jari yang patah dan cincin yang dikenakan. Sementara itu dua jenazah diduga korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi tiba yang baru di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggunakan KN SAR Kamajaya, Jumat (3/6/2022) diterima oleh tim disaster victim identification (DVI) Polda Sulsel untuk diidentifikasi.
Dikutip dari detikSulsel, KN SAR Kamajaya bersandar sekitar di pelabuhan paotere pukul 09.20 Wita.
Dua jenazah yang belum diketahui identitasnya itu diturunkan dari kapal lalu ditandu menuju ke ambulans untuk dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Makassar.
"(Dua jenazah) kami serahkan ke tim DVI Polda Sulsel," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Muh Rizal kepada wartawan di lokasi.
Saat penyerahan dua jenazah dilakukan, tampak sejumlah warga ikut ke dalam ambulans. Mereka ikut ke rumah sakit Bhayangkara karena ingin mengetahui apakah jenazah tersebut adalah keluarganya.
"Tadi ada keluarga apakah mengenai cincin di jari korban sehingga kami sampaikan untuk ke Bayangkara untuk memastikan apakah itu keluarganya atau bukan," jelasnya.
Rizal mengatakan pihaknya telah menyampaikan ke warga Pulau Pamantauang yang punya keluarga di Makassar agar pergi ke rumah sakit. Langkah ini diharapkan membantu mempercepat jenazah teridentifikasi.
"Kami memang sudah sampaikan ke warga di Pulau Pamantauang apabila ada keluarganya di Makassar, agar segera merapat ke Bhayangkara untuk identifikasi," jelasnya.
Jenazah korban tewas ditemukan oleh KN SAR Kamajaya, kapal milik Basarnas yang melakukan pencarian hingga hari keenam, Kamis (2/6). Masing-masing jenazah ditemukan terpisah dalam pencarian seluas 30 nautical mile di lokasi tenggelamnya kapal.
"Kami temukan 2 korban laki-laki dan perempuan yang sudah tak dikenali lagi wajahnya. Ditemukan di sekitar Pulau Pamantauang dalam 30 nautical mile," kata Kepala Basarnas Makassar Djunaidi kepada wartawan, Kamis (2/6).
BERITA TERKAIT
-
15 Penumpang KM Ladang Pertiwi Belum Ditemukan Basarnar Perpanjang Pencarian 3 Hari
-
34 Korban Berhasil Dievakuasi, Pemprov Terus Pantau Pencarian Insiden KM Ladang Pertiwi
-
Periksa 9 Saksi, Polda Sulsel Tetapkan Nahkoda dan Pemilik KM Pertiwi Jadi Tersangka
-
Seorang Nelayan Temukan Satu Korban KM Ladang Pertiwi Meninggal Dunia
-
Sama-sama Jadi Tersangka, Nahkoda KM Mandiri Ditahan, Pemilik tidak