MAKASSAR, BUKAMATA - Sebagai tahap awal pengembangan lorong wisata di Makassar. Pemerintah kota Makassar memilih 750 lorong sebagai pilot project lorong wisata.
750 lorong tersebut tersebar di 15 kecamatan di Makassar. Di Kecamatan Bontoala sendiri terdapat 41 lorong wisata.
Sementara itu sisanya tersebar di kecamatan Sangkarrang 5 long wis, Kecamatan Tallo 53 long wis, , Kecamatan Ujung Tanah 33 Long wis , Kecamatan Tamalanrea 71 Longwis, Kecamatan , Biringkanaya 80 Longwis, Kecamatan Makassar 88.
Adapula Kecamatan Wajo 34 Longwis, kecamatab Manggala 55 Longwis, Kecamatan Mamajang 31 Longwis, Kecamatan Rappocini 65 Longwis, Kecamatan Panakkukang 71 Longwis, Kecamatan Tamalate 50 Longwis.
Sementara itu masing-masing Kecamatan Mariso dan Ujung Pandang, 36 dan 37 Longwis.
Diketahui, untuk mendukung kesuksesan Lorong Wisata di lingkungannya, Camat Bontoala Arman Nurdin disebut meluncurkan Program Gerakan Mandiri Bersih Lorong (Kemasihrong).
“Gerakan ini bertujuan mengugah kesadaran warga untuk membersihkan lingkungannya secara rutin setiap pagi yang selama 3 tahun terakhir hilang dari budaya bersih warga di lorong-lorong,” kata Arman.
Selain itu kata dia, kedepannya lorong akan menjadi destinasi kunjungan tamu-tamu dari luar. Karenanya warga lorong harus siap menyambutnya. Salah satunya adalah dengan kembali menumbuhkan kesadaran warga untuk selalu membersihkan lingkungannya.
Kemashirong dilakukan secara massif di 12 kelurahan se kecamatan Bontoala. Kegiatan ini dikoordinir oleh masing-masing lurah dan diikuti 256 PJ RTRW.
Program ini menurut Arman akan menjadi kegiatan rutin di Kecamatan Bontoala. Selain untuk menyambut program 5000 lorong wisata, juga demi merubah prilaku masyarakat dan mengembalikan kesadaran budaya bersih yang selama ini hilang.