Redaksi : Sabtu, 28 Mei 2022 11:32

MAKASSAR, BUKAMATA - Ilham Arief Sirajudddin (IAS) hengkang dari Partai NasDem untuk bergabung dengan Golkar. Kepindahan mantan Walikota Makassar dua periode tersebut pun menjadi perbincangan hangat di Makassar, meski sebetulnya tak begitu mengagetkan. Pasalnya, beberapa tahun silam, IAS sudah pernah berseragam 'kuning' Golkar.

Dikonfirmasi, Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP) menyambut baik kedatangan IAS ke Partai Golkar. Ia berharap, kehadiran IAS akan menambah kekuatan dan elektoral partai beringin tersebut bertarung di pemilu 2024.

Taufan Pawe mengaku optimistis dulangan suara Golkar di Sulsel akan meningkat dengan bergabungnya IAS. Keduanyapun kembali bersilaturahmi di Makassar.

"Saya berpikir Golkar partai terbuka. Semua kader wajib hukumnya besarkan partai," kata Taufan Pawe kepada wartawan di Hotel Claro Jalan AP Pettarani Makassar baru baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, Taufan Pawe mengatakan interaksi mereka sudah mengarah IAS kembali ke Golkar.

"Selama ini silaturahmi baik-baik saja dengan Pak IAS. Secara interaksi kami mengarah untuk bergabung memang," jelasnya.

Diketahui, langkah politik IAS akhirnya terjawab, Iapun mengungkap kepindahannya ke Golkar di tengah maraknya tawaran untuk bergabung dari partai lain.

IAS mengaku Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe sebagai tokoh yang pertama mengajaknya kembali ke Golkar. Lalu, setelah membangun komunikasi lebih jauh, IAS kemudian mendapat sambutan hangat setelah sowan ke sejumlah elite DPP Golkar, terutama yang berdarah Sulsel.

Seperti Nurdin Halid, Erwin Aksa, Muhiddin, dan Supriansa. Semangat lain didapatkan untuk bergabung Golkar dari elite lain seperti Dolly Kurnia, dan beberapa sepuh Golkar di Jakarta.

"Saya berterima kasih untuk semua itu. Dan saya memang merasa seolah akan kembali ke rumah lama sendiri," bebernya.