PAREPARE, BUKAMATA - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sejak dini terhadap penyakit cacar monyet melalui prilaku hidup sehat.
Hal ini ditekankan Taufan, berdasarkan instruksi Kementerian Kesehatan agar setiap wilayah meningkatkan kewaspadaan untuk pencegahan dan mengendalikan penyakit cacar monyet ini.
Taufan mengatakan, salah satu langkah yang harus segera dilakukan adalah edukasi tentang penyakit cacar monyet kepada masyarakat.
Langkah itu kata Taufan, meminta petugas Dinas Kesehatan dan RSUD Andi Makkasau Parepare bergerak masif menginformasikan ke masyarakat tentang gejala dan upaya antisipasi penyakit cacar monyet.
"Jelaskan gejalanya, penyebabnya hingga cara mencegah dan mengobatinya. Masyarakat harus mendapatkan informasi akurat terkait munculnya cacar monyet," jelas Taufan, Rabu (25/5/2022).
Taufan juga mengajak masyarakat agar selalu menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah terpapar berbagai penyakit, termasuk wabah cacar monyet ini.
Direktur RS Andi Makkasau, Renny Angraeny Sari, menambahkan gejala – gejala yang dialami apabila terinfeksi cacar monyet.
“Gejala awal cacar monyet antara lain demam, sakit kepala, nyeri otot, bengkak, dan nyeri punggung. Pasien biasanya mengalami ruam satu sampai tiga hari setelah munculnya demam, sering dimulai pada wajah dan menyebar ke bagian lain dari tubuh, seperti telapak tangan dan telapak kaki,” terangnya.
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare sebagai Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Warga Panik Isu BBM Naik, Wali Kota Parepare: Hoaks! Stok Aman
-
Setahun Tasming - Hermanto Memimpin Parepare, Kemiskinan Turun, Program Sosial Meluas
-
Dapat Penghargaan dari Kemendikdasmen, Parepare Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah
-
Pantau Harga Jelang Lebaran, Wali Kota Parepare Temukan Kenaikan Rp5.000-Rp30.000 per Kilogram