MAKASSAR,BUKAMATA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar memberi perhatian maraknya aksi kriminalitas di jalan.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dispora Makassar Husni Mubarak mengatakan akan membuat wadah untuk menyalurkan andrenalin pemuda yang memiliki minat dalam hal busur membunuh.
"Ada potensi olahraga dalam aksi busur membusur kelompok warga. Alat yang digunakan beragam, seperti katapel dan sejenisnya, ini mirip dengan panahan. Olehnya, akan dibuatkan tempat khusus atau venue agar bakat mereka bisa tersalurkan, " katanya.
Konsep awalnya, masyarakat akan diberikan edukasi mengenai olahraga panahan dan akan dinaungi dalam komunitas olahraga tradisional masyarakat.
Aksi-aksi pembusuran, kata dia, tidak dikategorikan sebagai olahraga karena konteksnya sudah negatif.
"Realisasi event masih menunggu bagaimana teknisnya, karena perlu diketahui juga 'keahlian' anak-ana muda ini. Jangan sampai dialihkan dia tidak tahu juga, tidak bisa dipaksakan," ujarnya belum lama ini.
Lantaran, Husni mengatakan, harus dibedakan prestasi dengan hobi. Dalam pandangannya, event atau festival bikin seperti halnya Lantangbangiang Street Race.
"Ada, kita bikinkan tiap tahun, itu bisa dialihkan ke panahan atau panahan tradisional dan katapel. Jadi dua item ini bisa mengakomodir," jelasnya.
Meski begitu ia katakan sulit pula. Karena orientasi oknum-oknum itu tidak jelas.
"Saya juga sudah mendata itu. Kami lihat, oh ada yang minatnya seperti itu, ada yang seperti ini (kenakalan). Ada mentong itu yang doyannya ributji," ungkapnya.