TAKALAR, BUKAMATA - Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Takalar terus berbenah menata administrasi dan aset daerah ke arah lebih baik. Terlebih, pasca Pemkab Takalar meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Kepala BPKAD Takalar, Dahlan Djalamang mengatakan, pihaknya bersyukur dengan raihan WTP Pemkab Takalar untuk pertama kalinya. Namun, hal itu menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Terutama menata aset-aset di Takalar.
“Alhamdulillah, capaian WTP ini tidak lepas dari petunjuk Bapak Bupati dan keras keras seluruh TAPD,” ujar Dahlan, Rabu (18/5).
“Untuk mempertahan predikat WTP ini, kita masih harus bekerja keras menata sejumlah aset daerah, karena saat ini masih ada 20 persen aset daerah yang perlu dibenahi,” tambahnya.
Terkait penataan aset, kata Dahlan, ada beberapa yang masih dikuasai pihak ketiga dan pencatatan belum maksimal. Kedua permasalahan itu, menjadi tugas rumah yang harus dibenahi.
Namun, Dahlan menyampaikan, BPK Sulsel menilai pencatatan aset Pemkab Takalar mulai mengikuti standar akuntable dan transparansi. Sebab, itu menjadi salah satu indikator untuk meraih WTP.
“Jadi, memang kita dianggap masalah administrasi sudah sesuai oleh BPK dan juga telah memenuhi unsur kewajaran dalam sistem akuntansi,” paparnya.
BERITA TERKAIT
-
85 CPNS Takalar Resmi Jadi PNS, Daeng Manye Titip Pesan: Jadilah Agen Perubahan
-
Takalar Raih Penghargaan Nasional, Inovasi Digital Tata Kelola Dana Pendidikan Jadi Sorotan
-
Takalar Award 2026 Resmi Digelar, Bupati Firdaus Jadikan Inovasi Budaya Baru Pelayanan Publik
-
38 Pramuka Takalar Siap Berlaga di Jambore Nasional XII, Bupati Daeng Manye: Bawa Pulang Prestasi dan Pengalaman
-
Hamka B Kady Siap Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur Takalar Lewat Komisi V dan Banggar DPR RI