MAKASSAR, BUKAMATA - Andi Heriyati (50 tahun), Guru SMA Negeri 8 Bone, tak bisa menahan air matanya, saat menerima SK PPPK, yang diserahkan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur, kemarin.
Ia telah mengabdi selama 21 tahun, dan berulang kali mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), namun tak pernah lulus.
"Di tengah suka duka sebagai abdi negara, saya tidak pernah berkeluh kesah. Jarak rumah dengan sekolah, luar biasa. Tetapi saya mensyukuri, karena saya diberikan kesempatan sebagai guru honorer di SMA Negeri 8 Bone," ucap Heriyati.
Heriyati mengaku tidak pernah berputus asa. Tahun 2021, ia mengikuti seleksi PPPK dengan persaingan yang sangat ketat, dan berhasil lulus.
"Alhamdulillah, di sekolah yang saya daftar, saya mendapatkan nilai tertinggi, 783," tuturnya.
Ia mengaku, selama menjadi honorer, penghasilan yang diperoleh jauh dari ukuran sejahtera. Namun ia tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah provinsi, khususnya kepada Bapak Gubernur," imbuhnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Jalan Aroepala Makassar Sepanjang 800 Meter Diaspal Lapis Kedua Usai Drainase Rampung
-
Membuka Simpul Ekonomi Baru, Pemprov Sulsel Genjot Pembangunan Jalan Bypass Mamminasata Segmen III dan IV di Maros
-
Gubernur Sulsel Apresiasi Pengabdian Sekda Jufri Rahman dan Iqbal Suaeb, Siapkan Kembali sebagai Tim Ahli
-
Petani Optimis Bisa Tanam Padi 3 Kali Setahun Berkat MYP Irigasi Pemprov Sulsel
-
Tinjau Puskesmas Bua Tallulolo, Wagub Sulsel Tekankan Akurasi Data untuk Cegah Stunting di Toraja Utara