GOWA, BUKAMATA - Ular piton di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan berukuran tujuh meter dibunuh setelah menyerang seorang warga Dusun Pakkolompo, Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa.
Kejadian itu bermula saat korban, Bakri Dg. Nassa (62) bersama rekan-rekannya sedang membersihkan lahan milik PT Inhutani di Kecamatan Parangloe, Sabtu (14/5/2022).
Tanpa disengaja, koban tiba-tiba diserang ular, Iapun langsung teriak meminta pertolongan agar bisa dibantu lepas dari serangan ular pemangsa tersebut.
Kapolsek Parangloe, Iptu Mudatsir membenarkan kejadian yang menimpa Bakri. Bahkan kata dia, korban nyaris saja tewas seandainya teman korban lambat datang melakukan pertolongan.
"Iya benar ada kejadian ular menyerang warga yang sedang melalukan pembersihan di hutan, korbannya adalah warga Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, korban nyaris tewas akibat diserang ular piton itu," kata Mudatsir, Senin (16/5/2022).
Korban, tambah Mudatsir, mengalami luka gigitan dibagian punggung, sehingga dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Yapika Gowa untuk tindak lanjut.
"Mungkin karena terusik dan korban juga tidak lihat ada ular piton itu, iapun diserang oleh ular dengan menggigit korban dibagian punggung dan lengannya," tambah Mudatsir.
Saat melakukan pertolongan, lanjut Mudatsir, teman korban langsung memotong ular menggunakan parang hingga ular piton terbelah dan nyaris putus menjadi dua bagian..
"Atas kejadian tersebut, korban mengalami enam luka robek akibat gigitan ular itu, dan korban mendapat 10 jahitan," demikian Mudatsir.
BERITA TERKAIT
-
May Day di Gowa, Buruh dan Polisi Bagi Bunga ke Pengendara hingga Gelar Layanan Kesehatan Gratis
-
Perkuat Sinergi, Lapas Perempuan Sungguminasa dan Polres Gowa Teken MoU Keamanan dan Pemberantasan Narkoba
-
Setubuhi dan Sebar Foto Bugil Anak Dibawah Umur, Polisi Tangkap Pemuda Pengangguran di Gowa
-
Resahkan Warga, Pelaku Pembusuran Acak di Gowa Akhirnya Ditangkap
-
Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Ratusan Personel Polres Gowa Bersihkan Kawasan Wisata Sejarah Balla Lompoa