BUKAMATA - Orang terkaya di Dunia Elon Musk memang memiliki pemikiran yang berbeda. CEO Tesla dan SpaceX ini memilih hidup 'susah' di Bumi demi misi besarnya membangun koloni di planet Mars.
Kendati memiliki kekayaan dua kali lipat APBN Indonesia 2022, Musk bahkan tidak memiliki rumah pribadi. Pria berusia 50 tahun ini tinggal di sebuah rumah yang disewa dari SpaceX.
Saat bepergian ke luar kota dia bahkan tidak segan untuk menumpang di kamar-kamar kosong di rumah teman-temannya. Padahal
"Bakal butuh banyak sumber daya untuk membangun kota di Mars," kata Musk kepada Mathias Döpfner, CEO perusahaan induk Bussines Insider, Axel Springer, dalam sebuah wawancara bulan Desember tahun lalu.
Kalimat Musk tersebut bukan merupakan candaan, itu merupakan sebuah mimpi yang digarapnya secara serius.
Soal proses mewujudkan mimpi membangun koloni di planet merah itu, Presiden dan Chief Operating Officer (COO) SpaceX Gwynne Shotwell mengatakan misi berawak ke Mars bisa terjadi sebelum akhir tahun 2030-an.
"Saya pikir itu akan terjadi dalam dekade ini. [Koloni] manusia di Bulan, lebih cepat, "kata Shotwell dikutip dari Space.
Dia bilang, pihak SpaceX perlu melakukan pengiriman besar ke permukaan Mars, dan kemudian orang akan mulai berpikir lebih serius tentang hal tersebut.
"Dan kemudian, saya pikir dalam lima atau enam tahun, orang akan melihat bahwa itu akan menjadi tempat yang nyata untuk dituju", tambahnya.