GOWA, BUKAMATA - Jemaah An-Nadzir yang khas dengan pakaian hitam di Kabupaten Gowa sudah memutuskan 1 Syawal 1443 Hijriyyah jatuh pada Minggu (1/5/22/2022).
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan An-Nadzir, Ustadz Samiruddin Pademmui.
"Kami sudah musyawarah tadi ba'da Jumat. Hasil musyawarah jamaah telah diputuskan 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Ahad 1 Mei 2022," ujar Samiruddin, Jumat (29/4/20w2)
Menurutnya, hasil musyawarah tersebut telah ditentukan melalui perhitungan Jamaah An Nadzir Gowa sendiri berdasarkan pengamatan tanda-tanda alam.
Ustadz Samiruddin membeberkan jika pihaknya memiliki metode sendiri melihat dan memantau perjalanan bulan.
Dalam memantau perjalanan bulan, Jamaah An-Nadzir memiliki metodologi dan tata cara dengan
menggunakan beberapa standar parameter. Dia menyebut jemaah An-Nadzir mengandalkan tanda-tanda alam.
Seperti, pengamatan pasang-surut air laut dan mengamati perjalanan bulan. Dia menjelaskan jika pihaknya mulai memantau bulan purnama 14, 15, 16. Lalu tiga hari terakhir mulai tanggal 27, 28, 29.
Kata dia, yang dilihat adalah jam terbitnya bulan di subuh hari di Timur, dan juga melihat bayangan bulan dengan kain tipis.
"Tempat waktu yang paling signifikan perlu diketahui yakni, mengetahui bulan purnama 14, 15, dan 16, besarnya bulatan bulan 15 sama dengan 16, bulan ke 14 besarnya sama dengan bulan ke 17 dan besarnya bulan ke 13 sama dengan bulan ke 18 dan seterusnya," demikian Samiruddin.
Dia menambahkan, perhitungan tersebut juga merupakan sesuai ajaran Nabi.
BERITA TERKAIT
-
Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Salat Idulfitri Bersama Masyarakat di Lapangan Pemuda
-
Salat Idul Fitri, Bupati Takalar Daeng Manye Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Bekerjasama Membangun Takalar
-
Tuntunan Lengkap: Dari Niat hingga Khutbah untuk Salat Idulfitri 31 Maret 2025
-
Jemaah An-Nadzir Gowa Gelar Salat Idul Adha Hari Ini
-
Presiden Jokowi Gelar Open House di Istana Negara, Semua Boleh Datang