MAKASSAR,BUKAMATA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Makassar menyiapkan sejumlah langkah guna meminimalisir dampak buruk pasca bencana, salah satunya demgan memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi dan organisasi.
BPBD Kota Makassar melibatkan berbagai unsur. Mulai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kepolisian, Palang Merah Indonesia maupun Badan SAR Nasional (Basarnas).
Tidak hanya itu, Unit Kegiatan Mahasiswa Search and Rescue yang tersebar di berbagai instansi pendidikan tinggi, baik negeri maupun swasta, juga dilibatkan.
BPBD Makassar Hadiri Workshop PRB di Palu
Sambut Kedatangan Laskar Pelangi, Kalak BPBD Makassar Tekankan Ini
“Kita sudah punya grup sendiri. Begitu ada informasi, kita langsung sampaikan ke pimpinan wilayahnya seperti camat dan lurah. Kalau dirasa perlu ada evakuasi, kita langsung dirikan posko,” kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.
BPBD Makassar sendiri telah memetakan wilayah-wilayah yang dianggap rawan saat musim hujan tiba. Berdasarkan pemetaan itu, ada lima kecamatan yang jadi atensi lantaran menjadi wilayah langganan banjir.
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Petugas BPBD Makassar Tewas Tertabrak Truk Tronton
-
BPBD Makassar Pastikan Tak Ada Korban Jiwa banjir, Evakuasi Dilakukan di Titik Rawan
-
Kebakaran Kapal di Pelabuhan Paotere, Sembilan Orang Luka-luka
-
Nelayan Dilaporkan Hilang Saat Melaut, BPBD Makassar Lakukan Pencarian di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Warga Manggala Dilaporkan Hilang di Waduk Nipa-Nipa