MAKASSAR,BUKAMATA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Makassar menyiapkan sejumlah langkah guna meminimalisir dampak buruk pasca bencana, salah satunya demgan memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi dan organisasi.
BPBD Kota Makassar melibatkan berbagai unsur. Mulai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kepolisian, Palang Merah Indonesia maupun Badan SAR Nasional (Basarnas).
Tidak hanya itu, Unit Kegiatan Mahasiswa Search and Rescue yang tersebar di berbagai instansi pendidikan tinggi, baik negeri maupun swasta, juga dilibatkan.
BPBD Makassar Hadiri Workshop PRB di Palu
Sambut Kedatangan Laskar Pelangi, Kalak BPBD Makassar Tekankan Ini
“Kita sudah punya grup sendiri. Begitu ada informasi, kita langsung sampaikan ke pimpinan wilayahnya seperti camat dan lurah. Kalau dirasa perlu ada evakuasi, kita langsung dirikan posko,” kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.
BPBD Makassar sendiri telah memetakan wilayah-wilayah yang dianggap rawan saat musim hujan tiba. Berdasarkan pemetaan itu, ada lima kecamatan yang jadi atensi lantaran menjadi wilayah langganan banjir.
BERITA TERKAIT
-
Warga Manggala Dilaporkan Hilang di Waduk Nipa-Nipa
-
BPBD Selamatkan 13 Warga Makassar yang Terjebak di Air Terjun Barayya Jeneberang
-
Banjir di Makassar Terus Meluas, Kini Rendam 4 Kecamatan, 1.255 Warga Mengungsi
-
Sudah 888 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir Makassar
-
Data BPBD Makassar: Dua Kecamatan Terendam Banjir, 179 Jiwa Mengungsi