BUKAMATA - Kurniawan (49) dan Zainudin (38) menjadi korban ledakan sumur minyak ilegal di Desa Mata Le, Kecamatan, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Keduannya mengalami luka-luka.
Meski tidak mengalami yang cukup serius, Namun kedua korban cepat dibawa ke Puskesmas setempat untuk mendapat perawatan.
Kasi Humas Polres Aceh Timur AKP Agusman mengatakan, telah terjadi kembali ledakan di sumur minyak yang sepekan lalu juga terbakar dan menewaskan 3 orang itu. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Sabtu (19/3).
“Benar (kembali terjadi kebakaran). Tapi apinya tidak besar dan cepat dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran BPBD Aceh Timur,” katanya Agusman, Minggu (20/3/2022).
Peristiwa sebelumnya, sumur minyak yang meledak diketahui milik warga bernama Yusri (37). Kejadian tersebut memakan tiga korban jiwa. Di antaranya, Safrizal (35), meninggal dunia saat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.
Kemudian, korban kedua yakni Junaidi (34). Dia sempat dirawat intensif selama 3 hari paska kejadian di ruang ICU RSUDZA Banda Aceh.
Selang dua hari berikutnya, Baihaqi (25) juga meninggal dunia di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh.
BERITA TERKAIT
-
Terungkap Identitas Korban Ledakan di Bulukumba, Wanita Berusia 43 Tahun
-
Ledakan Besar di Bulukumba, 1 Orang Dikabarkan Tewas
-
Ledakan Guncang Hotel Donald Trump di Las Vegas
-
Ledakan Guncang Kota Ghahjaworstan di Iran, Akibat Serangan Israel
-
Gedung PT Charoen Pokphand di Makassar Terbakar, Diduga Berawal dari Ledakan