Rahma Amin : Kamis, 10 Maret 2022 14:42
Ratusan warga mengantre untuk mendapatkan minyak goreng di Jalan HOS Cokroamonoto, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat Bone/Ist

BONE, BUKAMATA- Ratusan warga mengantre untuk mendapatkan minyak goreng di Jalan HOS Cokroamonoto, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat Bone,Kamis,( 10/3/22). Akibatnya badan jalan menjadi tertutup dan sulit dilalui.

Antrean panjang ini terjadi di depan bangunan baru Surya Indah, toko yang ditempati warga membeli minyak goreng. Tanpa penjagaan ketat dari prtugas ratusan warga telag memenuhi pintu gerbang eks Gedung lestasri hingga sepanjang bahu jalan HOS cokro Aminoto .

Tanpa protokol kesehatan, antrean yang didominasi ibu-ibu ini saling berdesakan untuk bisa menembus gerbang lokasi penjualan minyak. Sarbiah ,warga Kelurahan Macege ,yang ikut mengantre mengaku jika masyarakat sudah mulai berkumpul di lokasi itu sejak pukul 08 .00 pagi dan mengambil tempat terdepan gerbang masuk kebangunan eks gedung lestari .

" Kamis dari sejak pukul  08. 00 sudah ada disini  mengantri  karena takut tidak kebagian minyak " jelasnya. Hal serupa juga diungkapkan Marni ,warga Majang. Ia mengatakan sudah beberapa kali ikut dalam barisan antrean untuk menunggu medapatkan minyak goreng.

Namun sering tidak mendapat bagian dikarenakan banyaknya masyarakat yang ikut berebutan minyak ." Sudah berapa kali ikut antre minyak sperti ini tapi selalu tak kebagian karena takut berdesakan dan pulang  dengan tangan kosong pak" jelasnnya .

Alasannya ,para pengantri minya goreng ,rata-rata disimpan untuk persiapan memasuki   bulan suci ramadan dan sebahagian masyarakat lainnya juga dimamfaatkan untuk dijual kembali .

Seperti diakui oleh Murni. Ia menagku setiap kali ada penjualan minyak secara terbuka di Bone, Murni tidak pernah ketinggalan demi  mendapatkan harga minyak yang normal yakni Rp14 .500 .

" Terus terang pak selain saya banyak juga disini yang ikut antre untuk dapatkan minyak untuk bisa dijual kembali ,soalnya jika mau beli di pasar saat ini harganya masih sangat mahal dan mencapai Rp18 ribu hingga Rp20 ribu per liternya" tutupnya.