BUKAMATA — Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan, Dr. Mochamad Fadjroel Rachman mengungkapkan bahwa momen pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi agenda aktivitas diplomasi global.
Diplomasi global dalam hal ini, seperti diplomasi ekonomi, investasi, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Ketika pembangunan ibu kota sudah dimulai, kemudian aktivitas ekonomi, sosial, budaya bertumbuh, maka segera aktivitas tersebut akan menjadi magnet dan multiplier effect mendorong pembangunan di sekitarnya, Indonesia Tengah dan Timur, juga Barat,"kata Fadjroel dalam siaran pers yang diterima Bukamata, Rabu (9/3/2022).
Hal itu, kata Fadjroel, terbukti di Nur-Sultan. Awalnya Nur Sultan adalah tanah kosong yang kini menjadi kota sangat maju dan menjadi kota internasional yang mendapat penghargaan dari UNESCO.
"Nur Sultan kini mendorong pembangunan di sekitarnya. Selain menjadi simbiosis sejarah dan masa depan Kazakhstan,"ungkapnya.
Sebelumnya, Denny Irawan, Ph.D seorang dosen tetap di Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI, peneliti ci centre for Applied Macroeconomic Analysis (CAMA) The Australian National University, sekaligus sebagai Lead Advisor di Bappenas memaparkan aspek ekonomi mengenai urgensi pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan juga soal komparasi negara-negara lain yang juga turut memindahkan ibu kotanya seperti Australia dari Melbourne ke Canberra yang disebabkan oleh debat panjang pemilihan antara Sydney atau Melbourne sebagai Ibu Kota negara Australia.
Negara Brazil juga dijadikan sebagai bahan pembelajaran mengenai pemindahan Ibu Kotanya dari Rio De Janerio ke Brazilia dengan alasan untuk mengintegrasikan dan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi dan politik di tengah wilayah negara.
Ia berbicara mengenai sejarah panjang wacana pemindahan IKN dari zaman Soekarno hingga terlaksana di zaman Jokowi.
Perihal urgensi, Denny mengatakan bahwa konsentrasi penduduk dan pusat perekonomian yang hanya terpusat di Jawa dan Sumatera serta permasalahan di dalamnya meliputi krisis air bersih, konversi lahan besar-besaran, penurunan daya dukung lingkungan jakarta, hingga ancaman berbagai bencana alam terutama banjir.
"8 prinsip IKN yang harus dilaksanakan, dan 3 KPI khusus yang mendorong IKN menjadi kota kelas dunia. Pasalnya, IKN tidak hanya dijadikan sebagai pusat pemerintahan, akan tetapi juga pusat inovasi litbang, riset dan teknologi, industri pertanian berkelanjutan, energi terbarukan, serta industri farmasi dan kimia,"katanya.
Di akhir pemaparannya, Denny mengungkapkan sangat penting untuk meningkatkan kualitas penduduk lokal di IKN agar tidak tergerus akan adanya pendatang.
"Belajar dari Australia, bahwasanya Canberra merupakan wilayah dengan tingkat gelar Ph.D terbanyak di Australia, sehingga ini diharapkan untuk menghindari adanya konflik sosial dan dukungan terhadap kemajuan penduduk lokal agar tidak menciptakan the pyramid of sacrifice,"pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Rusun Terbatas, ASN Single di IKN Diminta Sharing Tempat Tinggal
-
Biden Blak-blakan Bongkar Alasan RI Pindahkan Ibukota ke Luar Jawa
-
Karyawan yang Mau Pindah ke IKN Bakal Dapat Gaji Penuh, Bebas Pajak dan Potongan
-
Menko Ajak Bos Properti Dunia Investasi di IKN
-
KBRI Astana Gelar Open House Idul Fitri di Wisma Indonesia