MOSKOW, BUKAMATA- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov singgung soal potensi peran dunia ketiga yang pecah. Ia pun memberikan peringatan soal bahaya penggunaan senjata nuklir jika hal itu terjadi.
Menurut Lavrov jika Perang Dunia ketiga meletus, maka akan melibatkan senjata nuklir. Hal itu akan membuat kehancuran. Demikian disampaikan kantor berita RIA, sebagaimana dikutip di laman Republika.
Rusia yang menggelar operasi militer khusus, kata Lovrov melawan Ukraina pekan lalu, akan menghadapi bahaya nyata jika Kyiv mendapatkan senjata nuklir.
Ini bukanlah kali pertama Rusia menyebut-nyebut nuklir dalam invasinya ke Ukraina. Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin telah meminta unit pengendali nuklir untuk bersiap.
Ia menyinggung pernyataan agresif pemimpin-pemimpin Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan sanksi-sanksi yang diterapkan negara-negara Barat pada Moskow.
"Seperti yang Anda lihat, negara-negara Barat tidak hanya mengambil tindakan tidak bersahabat pada negara kita dalam dimensi ekonomi, maksud saya sanksi-sanksi ilegal yang sudah sangat dikenal semua orang, tapi pejabat tinggi yang memimpin negara-negara NATO juga membiarkan diri mereka menyampaikan pernyataan agresif mengenai negara kita," kata Putin dalam pidato yang disiarkan televisi, belum lama ini.
Sampai saat ini perang masih berlangsung sengit. Rusia tengah berupaya menguasai kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv.
BERITA TERKAIT
-
Reaksi Sejumlah Negara Soal Israel Luncurkan Serangan ke Iran
-
Benarkan Konflik Iran-Israel Bakal Jadi Awal Perang Dunia ke-3?
-
Konflik Rusia-Ukraina Jadi Gambaran Menuju Perang Dunia Ketiga, Ini yang Harus Disiapkan Indonesia
-
Dubes RI Sebut Perang Rusai-Ukraina akan Berdampak ke Seluruh Dunia
-
Sistem Keuangan Kacau, Bursa Saham Rusia Ditutup