LUTRA, BUKAMATA — Penyuluh Pertanian (PPL) Luwu Utara berhasil mengembangkan alpukat hass yang berasal dari Australia. Alpukat ini sangat diburu pencinta buah di dunia. Tak heran, alpukat premium ini juga menjadi pilihan utama para chef tingkat dunia.
Pengembangan alpukat tersebut dilakukan Penyuluh Pertanian (PPL) asal Lutra, Suwarno,di Desa Rinding, Allo Kecamatan Rongkong. Rindding Allo adalah desa yang terletak di wilayah pegunungan. Desa ini juga dikenal sebagai tempat destinasi wisata yang indah.
Lewat postingannya di facebook, ia menyampaikan kabar baik bahwa pengembangan aloukat tersebut berhasil dilakukan.
"Alhamdulillah, sudah berbakti dan menunjukkan jati diri. Salah satu jenis alpukat yang jarang dijumpai di pasar ataupun dibudidayakan,” tulis Suwarno disertai gambar buah alpukat yang sangat segar.
Pria yang akrab disapa Warno ini juga menyebutkan bahwa alpukat hass ini juga bisa dibudidayakan di daerah ketinggian.
"Ini alpukat jenis premium yang bisa dibudidayakan di daerah yang mdpl-nya tinggi,” tulis dia.
“Kami hanya bisa berusaha dan merencanakan, tetapi yang menentukan hanya sang Khalik,” tambahnya.
Dikutip dari berbagai sumber, alpukat hass didaulat sebagai rajanya alpukat karena citarasanya tinggi.
Alpukat hass mempunyai daging buah yang begitu gemuk dan padat. Tekstur daging buahnya lembut dan kaya kandungan minyak nabati. Buah alpukat ini unik. Salah satu keunikannya, kulit buahnya bergerigil.
BERITA TERKAIT
-
Kirim 15 Siswa Terbaik ke OSN 2026, SDN 099 Masamba Tebar Optimisme Raih Prestasi Tingkat Kabupaten
-
Pemda Luwu Utara Kembali Buka Bimbel Gratis, Tahun Lalu Sukses Antarkan 30 Casis Lolos TNI AD
-
Tembus Medan Sulit, Pemda Luwu Utara Bersama IOF dan Polres Distribusikan Bantuan Banjir
-
Banjir Rendam Desa Beringin Jaya, Pemkab Luwu Utara dan Brimob Dirikan Posko Darurat dan Dapur Umum
-
Kolaborasi Pemkab dan Brimob Ringankan Beban Korban Banjir di Luwu Utara