MAKASSAR, BUKAMATA- Anggota DPRD Kota Makassar Irmawati Sila mengaku kewajiban pemerintah dan orang tua melekat hak untuk perlindungan anak, termasuk memberi kepastian kepada anak untuk tumbuh kembang secara optimal.
Hal ini disampaikan saat dirinya menggelar kegiatan Sosialisasi Angkatan 2 dengan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Perlindungan Anak, Jumat (25/02/2022) di Hotel Khas, Makassar.
Kegiatan ini mengahdirkan dua narasumber yaitu Aktivis Pemerhati Anak, Warida Safie dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Achi Soleman.
Legislator Partai Hanura itu juga mengajak masyakarat untuk ikut mensosialisasikan Perda Perlindungan Anak. Sebab, penyerbaluasan dianggap penting agar tidak ada lagi kekerasan yang melibatkan mereka. Apalagi, kata dia, kerap kali warga diperhadapkan dengan persoalan pernikahan anak di bawah umur.
“Jadi ibu-ibu sudah mendapatkan bahannya (Perda) di rumah lalu disosialisasikan. Kalau masih ada yang kurang dipahami nanti dibaca kembali,” ucap Irmawati.
Sementara itu, salah satu narasumber yang merupakan Aktivis Pemerhati Anak, Warida Safie juga mengingatkan agar masyakarat harus memperhatikan anaknya dengan baik. Secara khusus, menjaga pola asuh.
“Jangan diskriminasi, dan perhatikan tumbuh kembangnya agar bisa optimal. Ada juga pendapat anak yang mesti kita dengar,” jelas Warida Safie saat ditemui inisulsel.com setelah kegiatan selesai.
BERITA TERKAIT
-
APBD Perubahan Makassar Melejit ke Rp5,26 Triliun, SiLPA Jadi Andalan Tutup Defisit
-
DPRD Makassar dan RSUD Daya Bahas Pengawasan Pemerintahan hingga Pelayanan IGD
-
Taufan Pawe Desak RS Paramount Makassar Ditutup Permanen: Jangan Ada Lagi Korban
-
Serapan APBD Makassar Baru 40,96 Persen, Appi Ultimatum OPD Kejar 95 Persen
-
IGS 2026 Jadi Pintu Makassar Menuju Panggung Dunia, DPRD Dorong Investasi dan Promosi Global